Seru! Ribuan Orang Buka Bareng di Jalan dan Dihibur Afgan

Bandung - TemanBaik, suasana di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu (25/5/2019) sore sangat meriah loh. Ribuan orang hadir untuk mengikuti Buka Bareng on the Street (Bubos) 2019.

Mereka yang hadir adalah ASN, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat. Mereka juga membawa anak yatim dan kaum duafa untuk ikut dalam buka bareng tersebut dan diberikan santunan.

Sesuai nama kegiatannya, buka bareng itu benar-benar digelar di jalan loh selain di halaman Gedung Sate. Jalan Diponegoro yang berlokasi di depan Gedung Sate dipasangi karpet. Para peserta Bubos pun duduk di sana untuk menikmati beragam kegiatan.

Salah satu yang paling istimewa adalah penampilan menghibur penyanyi Afgan. Histeria mereka yang hadir pun membuat suasana terasa meriah saat Afgan membawakan lagu demi lagu. Ada juga fashion show dan beragam suguhan menarik lainnya.

Kegiatan juga diwarnai pengumuman pemenang beberapa kegiatan yang sudah digelar sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya pengumuman lomba tahfiz Alquran.

Baca Ini Juga Yuk: Semarak Buka Bareng On The Street di Bandung

Meski berada di area terbuka, Bubos terasa cukup hangat. Sebab, mereka yang hadir bisa berinteraksi satu sama lain meski banyak yang tidak saling mengenal. Bahkan, saat berbuka puasa, suasana terasa semakin akrab.

"Ini program kebersamaan yang luar biasa, bagian dari kita memuliakan bulan suci Ramadan ini," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan Bubos digelar serentak di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Ia bahkan sempat memonitor melalui video call pelaksanaan Bubos di masing-masing daerah dan berbincang dengan kepala daerahnya.

Ada yang istimewa, ia menyebut adanya umat agama di luar Islam hadir di lokasi. Itu jadi wujud keindahan dan kondusivitas Jawa Barat. "Buka bareng ini sekaligus sebagai simbol rasa cinta kepada kerukunan dan persatuan Republik Indonesia," ungkap Emil.

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya mengatakan kegiatan buka bareng itu tidak semuanya menggunakan dana dari APBD. Justru banyak komunitas dan mereka yang hadir menyediakan makanan untuk berbuka bersama.

"Kita hanya mempersiapkan tempat duduknya saja supaya kita bisa makan bersama. Intinya ini momen kebersamaan luar biasa warga Jawa Barat," tutur Atalia.


Foto: Oris Riswan Budiana

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler