Begini Pentingnya Sertifikasi Buat Pekerja di Bidang Konstruksi

Bandung - TemanBaik punya minat berkiprah di jasa konstruksi? Nah di era industri 4.0, kemampuan kamu di bidang arsitek, desain hingga pertukangan wajib bersertifikasi loh. Selain menaikan gengsi, uji kompetensi ini juga mampu melambungkan upah kerja di atas rata-rata. Prospektif kan?

Menurut Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Jabar Asep Candra Supriatna, sertifikasi kompetensi penting banget loh untuk memperkuat daya saing tenaga kerja konstruksi di tanah air. Kalau sudah bersertifikasi, kamu bisa lebih bebas berkarir di kancah global karena pengakuan ini berstandar internasional. 

"Saat ini 80 persen tenaga kerja konstruksi di Jabar belum mengantongi sertifikat kompetensi yang dikeluarkan pemerintah. Jadi kita mengajak anak muda yang punya talenta di bidang konstruksi untuk segera menempuh sertifikasi," ujar Asep di sela acara Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi Prajurit Zeni TNI Angkatan Darat Wilayah Jawa Barat 2019 di Mazidam III/Siliwangi, Selasa (16/72019)

Ia menjelaskan, sertifikasi enggak cuma berlaku buat mereka yang lulusan desain atau arsitek. Kompetensi ini juga berlaku buat para pekerja yang terjun di lapangan hingga ke tatanan bawah. Jadi kalau kamu pengin upahnya lebih unggul, uji kompetensi menjadi salah satu solusinya.   

"Kalau diumpamakan, kalau pekerja yang enggak sertifikasi upahnya misalnya Rp 150 ribu nah setelah uji kompetensi bisa naik menjadi Rp 200 ribu per hari," sambungnya.

Sebagai info nih TemanBaik, data Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) menyebutkan saat ini tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat baru mencapai 512.787 orang. Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Ober Gultom menambahkan, sertifikasi ini harus dilakukan sesuai amanat Undang-undang loh.

"Kayak hari ini kita ajak TNI bidang zeni untuk melakukan sertifikasi, karena semua pekerjaan kontruksi wajib bersertifikasi. Ini kan sesuai amanat UU No 13/2017 maka harus dikerjakan orang berkompeten. Sehingga, sertifikasi diberikan negara melalui Dirjen Bina Konstruksi," bebernya.

Ayo TemanBaik, buat kamu yang berminat jadi pekerja konstruksi berstandar internasional, yuk bekali diri dengan sertifikasi.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler