9 Seniman dan Budayawan Ini Raih Penghargaan Dharma Kusuma

Kota Denpasar - Sembilan seniman dan budayawan menerima penghargaan bidang seni Dharma Kusuma dari Pemerintah Provinsi Bali atas dedikasi dan kontribusi pada pemajuan kebudayaan Bali. Pengharagaan ini diberikan bersamaan dengan hari jadi ke-61 Pemerintah Provinsi Bali di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Rabu (14/08/2019).

Para seniman dan budayawan tersebut adalah I Wayan Suweca seniman karawitan dari Denpasar, Nyoman Erawan pelukis asal Gianyar, I Made Suarsa pegiat sastra Bali Purwa, A.A Bagus Sudarma seniman serba bisa dari Badung, I Made Arnawa seniman karawitan asal Tabanan, I Made Bendi Yudha perupa, I Made Suyadnya seniman drama gong, I Ketut Pradnya arsitektur undagi, dan Ida Bagus Ketut Dharma Santika Putra sastrawan dari Jembrana.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Wayan Kun Adnyana menyampaikan para seniman dan budayawan tersebut dinilai layak menerima penghargaan Dharma kusuma setelah melalui verifikasi, dan juga monitoring yang cukup panjang oleh juri dari pihak Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. "Kami bentuk juri, tahapannya itu memverifikasi riwayat hidup terkait dedikasi, kontribusi dan juga hasil karya yang sudah dicapai masing-masing kandidat," katanya pada BeritaBaik.

Baca Ini Juga Yuk: Vietnam Jalin Kerja Sama Pariwisata Budaya Dengan Denpasar

Kun Adnyana mengatakan nama-nama ini dipilih berdasarkan metode pengusulan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten/Kota maupun usulan dari lembaga seperti perguruan tinggi, Listibya dan majelis desa adat. Mekanisme itu dilakukan sehingga menerima beberapa nama.

"Setelah itu kami memastikan nama-nama yang diusulkan itu benar-benar memiliki karya dan berkontirubsi untuk pemajuan kebudayaan Bali. Kami melakukan wawancara dengan masyarakat. Dari 14 nama yang muncul setelah dieleminasi menjadi sembilan nama," jelasnya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Selain mendapatkan piagam penghargaan dari Gubernur Bali, mereka juga berhak menerima uang Rp 11 juta dan medali emas seberat 20 gram.

Melalui penghargaan ini, Pemprov Bali berharap para penerima yang terdiri dari seniman dan budayawan yang memiliki dedikasi, kontribusi pada pemajuan kebudayaan Bali bisa menjadi mitra dengan Pemprovinsi Bali untuk bersama ikut serta dalam pemajuan kebudayaan Bali. "Kami selalu minta pendapat dan meminta jerih payahnya untuk berkontribusi di dalam kegiatan pemajuan kebudayaan yang dikelola Provinsi Bali," pungkasnya.

Selain penghargaan seni Dharma Kusuma Pemprov Bali juga memberikan penghargaan Widya Kusuma untuk bidang pendidikan, Adhyasta Prajaniti untuk birokrasi, dan Silpakara Nugraha di bidang kreativitas dan inovasi masyarakat. Tak hanya itu, juga ada penghargaan kepada pendonor darah, kelompok masyarakat teladan, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi.


Foto: Istimewa

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler