Serunya Saat Para Veteran Ikuti Kirab Kejuangan 45 di Bandung

Bandung - Kirab Kejuangan 45 di Kota Bandung berlangsung meriah loh, TemanBaik. Kirab dalam rangka peringatan Hari Veteran Nasional 2019 ini diikuti lebih dari 1.000 peserta. Seperti apa ya kemeriahannya?

Kirab sendiri berlangsung dengan rute Jalan Ir Djuanda (Dago), Jalan Merdeka, dan berakhir di Plaza Balai Kota di Jalan Wastukencana. Khusus untuk para veteran, mereka memakai seragam perjuangan masing-masing, mulai dari veteran pejuang, veteran pembela, hingga veteran perdamaian.

Sementara berbagai komunitas yang ikut jadi peserta kirab memakai beragam pakaian. Ada yang memakai seragam tentara Jepang, Belanda, serta tentara rakyat. Anak-anak muda juga tampak ada yang memakai baju perawat, dokter, hingga pakaian tradisional.

Beberapa peserta kirab pun ada membawa sejumlah foto para veteran yang sudah meninggal dunia. Ada juga veteran yang naik kendaraan roda empat klasik. Belum cukup loh, ada juga komunitas sepeda onthel yang penggunanya memakai seragam tentara hingga karakter wayang golek Cepot.

Di Balai Kota Bandung yang jadi titik akhir kirab, kemeriahan benar-benar tersaji. Di sana ditampilkan kesenian tradisional mulai dari tari jaipong hingga lengser. Para pejabat dan tamu undangan pun disambut dengan tarian tradisional.

Di lokasi juga dilakukan pembacaan pidato Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Pidato dibacakan sosok yang dandanannya mirip dengan Sang Proklamator. Yang tak kalah menarik, paduan suara berada di atas truk bak terbuka. Mereka bernyanyi sepanjang perjalanan hingga Balai Kota Bandung.

Nuansa tradisional dan budaya pun sangat kental tersaji. Sebab, ada kesenian sisingaan, reak, hingga dogar (sejenis barongsai tapi berbentuk domba). Alunan musik tradisional juga sering terdengar yang membuat suasana semakin meriah.

"Para peserta luar biasa. Saya tidak menyangka akan seramai ini," ujar Ketua DPC LVRI Kota Bandung Patmo saat ditemui di sela kirab.

Para peserta dalam kegiatan ini hebatnya tak dibayar loh. Mereka ikut demi memeriahkan kirab sekaligus menghargai jasa para veteran. Tapi, meski tak dibayar, mereka tampil penuh totalitas, termasuk dari segi dandanan.

Kirab Kejuangan 45 ini adalah yang kelima kali digelar secara beruntun dalam 5 tahun terakhir. Di Indonesia, kirab semacam ini, apalagi sampai 5 tahun beruntun, hanya ada di Bandung. Dari kegiatan itu, semangat besar para veteran diharapkan tertular kepada masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.

"Kegiatan ini juga untuk mengingatkan agar masyarakat jangan lupa dengan sejarah. Kita yang masih hidup ini ingin mengingatkan. Jiwa dan semangat perjuangan tanpa pamrih itu perlu diturunkan ke anak-anak kita," tutur Patmo.



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler