Unik! Ada Karnaval Kostum Daur Ulang di Kota Malang

Malang - TemanBaik sudah tahu belum kalau Kota Malang punya acara keren bertajuk Malang Flower Carnival alias MFC? MFC adalah kegiatan karnaval dengan kostum berornamen bunga yang diselenggarakan setiap tahun dengan dua kategori, yakni anak dan dewasa. Pada penyelenggaraan tahun ke-9 ini ada perwakilan lima negara yang turut serta mendesain busana, seperti dari Jerman, Mali dan Hungaria.

Tahun ini, peserta yang terlibat ada sebanyak 300 orang loh. Acara ini digelar di Jalan Simpang Balapan, Malang, Minggu (15/9/2019). Berbagai model busana dibentuk sedemikian rupa sehingga menarik perhatian pengunjung. Uniknya, 75 persen ornamen bunga yang dipakai harus terbuat dari bahan daur ulang. Hal ini dilakukan sebagai salah satu kontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Salah satu event tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang ini juga masuk dalam 100 agenda Kementerian Pariwisata yang berlabel Wonderful Events Indonesia. Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar RI, Dra. Esthy Reko Astuti, M.Si, menyampaikan jika prestasi ini patut mendapat apresiasi, karena tidak mudah untuk meraihnya.

"Setiap event pariwisata harus lolos seleksi kurasi dari para kurator profesional yang ditunjuk Kemenpar, seperti Deny Malik dan Taufiq PJ," ungkap Esthy lewat laman malangkota.go.id

Baca Ini Juga Yuk: Desa di Malang Ini Ramai Pengunjung Usai 'Disulap', Kenapa Ya?

Tiga kriteria yang harus dipenuhi, terang Esthy, yaitu bahwa event pariwisata harus kreatif dan berbasis budaya lokal, memiliki nilai jual dan komunikasi serta komitmen dan konsisten. "Di Jawa Timur ada tujuh event pariwisata yang masuk 100 agenda pariwisata nasional tersebut, di Malang ada dua dan salah satunya Malang Flower Carnival ini," sambung perempuan berhijab itu.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan jika gelaran seperti ini dilaksanakan dalam kemasan yang menarik, unik dan berbeda dalam setiap penyelenggarannya agar menarik minat wisatawan. "Inovasi dan kreativitas menjadi salah satu kunci agar penyelenggaraannya tidak monoton," tuturnya.

Kepala Disbudpar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si mengatakan jika event yang mengambil tema Padma Nusa ini akan selalu dikemas berbeda dan lebih meriah dalam setiap penyelenggaraannya. "Sehingga akan terus menarik wisatawan untuk datang ke kota (Malang) ini, terutama wisatawan mancanegara," terangnya di tempat terpisah.

Foto: kemenpar.go.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler