Pelihara atau Menemukan Ikan Buas? Segera Laporkan ke Sini

Bandung - TemanBaik warga Jawa Barat ada yang memelihara ikan buas seperti jenis alligator atau piranha misalnya? Jika iya, sebaiknya kamu melapor atau menyerahkannya ke Dinas Kelautan dan Perikanan di kabupaten/kota atau ke Badan Karantina ya agar segera dimusnahkan!

Namanya ikan buas, pasti potensi untuk membahayakan sangat tinggi. Hal ini yang harus kamu sadari paling awal. Kalau memelihara di akuarium, bukan tidak mungkin ikan itu melukai kamu atau bahkan keluarga kamu. Misalnya tanpa sepengetahuanmu akuarium diobok-obok oleh si kecil. Terbayang enggak bahayanya?

Apalagi jika ikan buas itu dipelihara di danau dalam jaring terapung. Bisa saja ikan itu nantinya lepas. Setelah itu, mulai deh si ikan buas melahap ikan-ikan yang ada di sana. Ujung-ujungnya, spesies ikan lain akan terganggu habitatnya. Bahkan, bisa jadi ikan itu juga membahayakan manusia.

Kamu juga disarankan melapor jika menemukan adanya ikan buas di area terbuka seperti danau. Sebab, bisa saja keberadaan ikan buas itu luput dari pantauan petugas yang jumlahnya terbatas.

Baca Ini Juga Yuk: 5 Ikan Hasil Laut Indonesia yang Bernilai Tinggi

"Kami mengimbau masyarakat untuk melapor, baik ke provinsi, dinas di kabupaten/kota, atau bisa juga ke badan karantina," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat Jafar Ismail.

Ia pun memberi contoh pada 2011 lalu sempat ditemukan ikan jenis alligator di Waduk Jatiluhur. Ikan itu diduga lepas setelah merusak keramba tempat ikan tersebut dibudidayakan. Hasilnya, alligator berkeliaran di danau dan mengganggu spesies ikan lain.

Jafar juga mengimbau agar warga jangan membudidayakan ikan buas. Sebab, bisa saja si pemelihara merasa aman dan dinilai menguntungkan isi dompet. Tapi, faktanya ikan itu mengancam keselamatan tanpa disadari.

"Takutnya tidak terkendali oleh pemeliharanya. Kalau sudah besar bisa saja jaring ikannya dirusak dan akhirnya dia lepas ke danau atau perairan umum," jelas Jafar.

Hindari juga memelihara ikan buas di rumah meski di dalam akuarium. Mungkin kamu merasa senang memeliharanya. Tapi, tanpa kamu sadari kamu membahayakan keselamatan diri, keluarga, dan orang sekitarmu.


Foto: Unsplash


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler