5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Kalau Melihat Hewan Terlantar

Bandung - Enggak hanya manusia, hewan juga memiliki hak asasi loh TemanBaik. Untuk menghormati hewan, setiap tanggal 15 Oktober ditetapkan sebagai Hari Hak Asasi Hewan.

Salah satu cara menghargai keberadaan dan hak hewan adalah dengan peduli pada hewan yang ada di sekitar kita. Nah, kalau kamu melihat ada kucing atau anjing liar terlantar, kamu bisa loh melakukan beberapa cara untuk membantunya.

Seorang relawan peduli hewan bernama Dewi Fitriani, memberikan tipsnya nih kalau kamu melihat kucing dan anjing terlantar. Coba terapkan yuk!

1. Street Feeding
Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah street feeding, yakni memberikan makanan pada hewan sekitar.

"Street feeding itu memberikan makanan ke hewan-hewan di sekitar. Caranya membawa botol bekas air mineral yang isinya makanan kering (dry food) untuk dibagi-bagikan kepada kucing atau anjing yang ditemukan di jalan," jelas Dewi kepada BeritaBaik, Selasa (15/10/2019).

2. Steril
Selanjutnya adalah melakukan steril pada kucing atau anjing yang ditemui untuk memperkecil populasi. Steril memiliki banyak manfaat bagi hewan dibandingkan jika tidak disteril. 

"Steril (hewan yang ditemukan) lalu lepas lagi jika tidak bisa diadopt," pesan perempuan yang merelakan rumahnya di kawasan Depok menjadi tempat persinggahan sementara bagi puluhan kucing dan anjing telantar ini.

"Dengan steril dapat mengurangi populasi kucing terlantar. Sehingga tidak berdampak ke manusia misalnya banyak bangkai kucing yang tidak berpemilik. Kucing terlindas dan kotoran kucing yang menimbulkan bau," tambahnya.

Selain itu dengan steril anjing atau kucing akan lebih sehat dan cenderung gemuk. Soalnya terlalu sering melahirkan akan mengakibatkan pyometra atau rahim busuk pada betina dan infeksi saluran kencing pada jantan FUS. Tapi enggak perlu khawatir karena kucing masih tetap bisa kawin meski sudah disteril.

"Steril masih bisa kawin hanya tidak memproduksi anak. Sebab, hewan berkembang biak alias kawin bukan karena nafsu tapi karena pengaruh hormonal, tentunya berbeda dengan manusia," jelas Dewi.

3. Tidak Melukai
Menurut Dewi, rasa kepedulian kita terhadap hewan terlantar perlu ditingkatkan. Sebab saat ini masih banyak masyarakat tertentu yang suka memakan daging anjing, padahal anjing bukanlah hewan ternak. "Dilarang memakan dan mencederai anjing atau kucing," paparnya.


4. Tanggung Jawab
Dewi juga berpesan, buat kamu yang hendak merawat hewan jadilah pemilik yang bertanggungjawab. "Jika memang tidak sanggup memelihara, tidak usah. Jangan sampai mereka dipelihara kita malah tambah tersiksa," ujar Dewi.

Kamu juga perlu mempertimbangkan kemampuan, baik waktu maupun finansial. "Tidak perlu me-rescue, sesuai kemampuan saja. Baik waktu maupun finansial. Dan yang penting kalau ada hewan liar, kasih makan," jelasnya.

5. Adopsi
Kalau kamu ingin memelihara kucing atau anjing, kamu bisa mengadopsi hewan liar yang ditemukan di jalan dan hindari membeli hewan ya. "Lebih baik adopsi daripada beli. memberi kesempatan kepada anjing atau kucing jalanan, biar anak-anak (kucing dan anjing) terlantar juga bisa diadopsi," jelas Dewi.

Umumnya orang enggak mau adopsi kalau anjing atau kucing kampung yang ditemui di jalan, padahal menurut Dewi, kucing dan anjing kampung lebih mudah dirawat loh. "Perawatan (hewan) yang domestik lebih mudah dan lebih tahan penyakit," pungkasnya.


Foto: Djuli Pamungkas/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler