Ada Pameran Perpustakaan dan Arsip di Banyumas, Datang Yuk!

Banyumas Sub-District - Warga Jawa Tengah, khususnya Banyumas, sudah punya agenda belum di akhir pekan ini? Pada 17-20 Oktober 2019 ada Pameran Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Tengah 2019 loh yang bertempat di Hall Pamer Rita Supermall Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Sejumlah arsip foto dan berbagai buku dipamerkan, mulai dari jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo yang dipakai untuk mengangkut berbagai keperluan Pabrik Gula (tahun 1893-1917), kediaman Residen Banyumas, pembangunan Tugu Muda Semarang, pemuda-pemuda Semarang dalam aksi penumpasan penjajah Jepang pada Pertempuran Lima  Hari di Semarang, sampai Bus YS alat transportasi di Purwokerto (1960).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Prijo Anggoro menjelaskan jika acara ini digelar dengan tujuan menumbuhkan minat baca masyarakat. Sebab, berdasarkan kajian dan penelitian yang dilakukan sejumlah pihak, diketahui minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah.

“Mereka beralasan membaca itu membuang energi, ditambah lagi harga buku rata-rata relatif masih mahal. Ada beberapa kalangan masyarakat Indonesia yang mampu membeli dan suka mengoleksi buku-buku mahal, tetapi hanya sebagai hiasan,” ungkap Prijo.

Baca Ini Juga Yuk: Sebentar Lagi Bandara Banyuwangi Buka Rute Baru ke Yogyakarta

Oleh karena itu lah, menumbuhkan minat baca dan membudayakan gemar membaca pada masyarakat dirasa menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak meningkatkan komitmen dan upaya mengembangkan perpustakaan di semua tingkatan, mulai dari keluarga, sekolah, tempat-tempat penitipan anak, perkantoran dan tempat-tempat pelayanan umum, dengan penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta peningkatan sumberdaya masyarakat (SDM).

Lewat Pameran Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Tengah 2019, Prijo bersama jajarannya juga memiliki misi agar masyarakat sadar arsip, sehingga mereka dapat memanfaatkan arsip dan memahami informasi yang terkandung dalam arsip.

 “Awali dari keluarga sendiri untuk meningkatkan minat baca dan peduli arsip. Jadikan perpustakaan sebagai tempat berlibur dan berkumpul masyarakat segala umur dan profesi untuk berdiskusi, serta sahabat terbaik keluarg. Sebuah lembaga perpustakaan dan kearsipan yang didukung oleh semua pihak, pasti akan menjadi lembaga perpustakaan dan kearsipan yang maju, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,” terang Prijo.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler