Partisipasi Perempuan dalam Demokrasi Jadi Sorotan BDF 2019

Kuta - Bali Democracy Forum (BDF), forum kerja sama tahunan negara-negara demokrasi di Asia Pasifik kembali digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung. Tahun ini BDF mengusung tema 'Demokrasi yang Inklusif'. Sebanyak 90 negara dan 7 organisasi internasional berpartisipasi pada forum tahunan yang dihelat oleh Kementerian Luar Negeri RI ini.

Forum yang digelar ke-12 ini resmi dibuka Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, Kamis (5/12/2018). Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan untuk meningkatkan demokrasi yang inklusif.

"Demokrasi berhasil ketika demokrasi bersifat inklusif dan semua orang, termasuk perempuan memiliki kesempatan berkontribusi pada proses demokrasi," tutur Retno.

Ia mengaku senang bahwa catatan dari Indeks Demokrasi EIU 2018 yang menunjukkan partisipasi politik perempuan mengalami kemajuan signifikan selama beberapa dekade terakhir. "Kami senang bahwa catatan dari Indeks Demokrasi EIU 2018, partisipasi politik perempuan menunjukkan kemajuan signifikan," ucap Retno.

Baca Ini Juga Yuk: Rapimnas Kadin di Bali Bahas Peningkatan Daya Saing Dunia Usaha

Retno menyebut salah satu wujud peningkatan partisipasi perempuan di Indonesia ditunjukkan lewat terpilihnya Ketua DPR, Puan Maharani. Puan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai pemimpin legislatif di Indonesia. "Parlemen Indonesia baru saja memilih perempuan sebagai ketua, perempuan pertama dalam sejarah parlemen kita," sambungnya.

Pada forum tahunan tingkat menteri ini, pemberdayaan peran perempuan juga menjadi sorotan. Sebuah panel bertajuk 'Women Leadership, Inclusion and State of Democracy' digelar melibatkan menteri-menteri luar negeri perempuan dari Australia, Indonesia, Kenya, dan Namibia.

Mereka akan berbagi mengenai praktik dan cerita menginspirasi mengenai partisipasi perempuan di politik, penyusunan kebijakan publik dan aspek lainnya. Selain itu sejumlah kelompok perempuan, pemuda, masyarakat madani, akademisi, dan pelaku usaha hadir guna memberikan perspektif yang komprehensif mengenai demokrasi yang inklusif.

BDF merupakan forum antar pemerintah yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia sejak 2008. Beberapa isu yang dibahas di BDF, mulai dari perkembangan demokrasi di kawasan Asia Pasifik hingga dialog kerja sama regional dan internasional. Pertemuan BDF tahun ini bakal berlangsung selama 2 hari hingga 6 Desember 2019.


Foto: Ahmad Muzakky/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler