Ini Bedanya Ular Kobra dan King Cobra yang Perlu Kamu Tahu

Bandung - Pembahasan tentang ular kobra menjadi menjadi hal yang hangat diperbincangkan warga belakangan ini. Itu karena banyak ular kobra dan king cobra di berbagai daerah yang ditemukan tinggal pemukiman warga.

Nah hal yang menarik adalah apa sih bedanya ular kobra dan king cobra? Intinya, kedua ular ini sama-sama berbahaya. Jangan sekali-kali deh bersentuhan dengan ular ini jika tak punya kemampuan menangkap ular dengan baik. Agar lebih jelas, kita bahas lebih jauh yuk.

1. Genus
Ular kobra adalah spesies ular dari genus Naja. Ular dari genus ini jenisnya bermacam-macam, salah satunya Naja sputatrix. Sedangkan king cobra berasal dari genus yang berbeda, yaitu Ophiophagus dengan nama latin Ophiophagus hannah. King cobra jadi satu-satunya spesies dari genus ini.

2. Sisik
Dari segi sisik, ular kobra sisiknya lebih rapat dan kecil dibanding king cobra.

3. Leher
Berikutnya adalah ciri khas pada bagian leher. Ular kobra bagian lehernya seperti lekukan sendok saat mengembang. Ini biasanya terlihat saat ular dalam posisi 'berdiri'. Sedangkan king cobra lehernya tidak mengembang seperti sendok saat 'berdiri'. Lehernya memang mengembang dalam posisi seperti itu, tapi lekukannya di kiri kanannya lebih tipis dan memanjang ke bawah.

Berita Foto: Aksi Sang Penakluk Ular di Bandung Zoo Garden

4. Panjang
Ular kobra memiliki panjang maksimal hingga 2,5 meter. Sedangkan king cobra bisa jauh lebih panjang. Bahkan, bisa mencapi lebih dari 6 meter.

5. Cara Melindungi Diri
Setiap hewan punya cara tersendiri untuk melindungi dirinya dari bahaya. Untuk ular kobra, cara melindungi dirinya adalah berusaha melarikan diri. Tapi, jika dalam kondisi terpaksa, ular kobra akan 'berdiri' untuk mengusir musuh. Selain mendesis, ular kobra akan menyemburkan racun dari mulutnya.

"Menyemburkan racun itu bagian dari pertahanan dia. Biasanya yang dia incar (dari semburannya) itu mata korbannya," kata Kurator Bandung Zoo Garden Panji Ahmad Fauzan.

Semburan ini sangat berbahaya. Jika tak ditangani dengan baik, dampak terburuknya korban bisa mengalami kebutaan. Semburannya sendiri cukup jauh jangkauannya, bahkan bisa beberapa meter.

Sedangkan king cobra melindungi diri dengan cara menggigit korban. Saat menggigit itulah king cobra akan menyuntikkan bisa. Dampak terburuknya, bisa ular ini akan membuat nyawa melayang hanya dalam waktu beberapa menit saja. Berbeda dengan kobra, ular king cobra tergolong agresif dalam menyerang. Gerakannya pun tak bisa diduga.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler