Cegah Banjir & Penurunan Tanah Pakai Drumpori, Ini Cara Buatnya

Bandung - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah banjir. Salah satunya adalah dengan membuat drumpori. TemanBaik ada yang tahu apa itu drumpori? Jika belum tahu, simak ulasan lengkapnya yuk!

Sesuai namanya, drumpori adalah alat yang dibuat menggunakan drum. Fungsinya adalah untuk menjadi area resapan air. Sehingga, saat hujan, air akan dengan cepat terserap ke dalam tanah. Sepintas, drumpori ini fungsinya sama dengan biopori. Tapi, ada perbedaan mendasar antara keduanya.

"Drumpori ini kapasitasnya (daya tampung air) lebih besar dibanding biopori. Pemeliharaannya juga lebih mudah," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Didi Ruswandi saat ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (19/12/2019).

Biopori sendiri biasanya hanya memiliki lubang dengan diameter beberapa sentimeter saja. Sedangkan drum memiliki beragam ukuran, bahkan ada yang diameternya lebih dari 1 meter. Penggunaan drum untuk drumpori sendiri bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan.

Kenapa sih pemeliharaannya disebut lebih mudah? Itu jelas karena kapasitas drum yang besar. Sehingga, material yang masuk ke dalamnya bisa dibersihkan dalam jangka lebih lama. Sedangkan biopori tergolong relatif mudah tersumbat.

"Kalau biopori itu diisi sampah organik, dia mengandalkan kegemburan oleh organisme, oleh cacing. Jadi kan harus rajin diambil (sampah organiknya), kemudian diisi lagi," ungkap Didi.

Baca Ini Juga Yuk: Atasi Banjir, Taman Wisata Air Bakal Dibangun di Cibiru Bandung

Masalahnya, seringkali masyarakat lupa mengambil sampah organik di dalam biopori. Akibatnya, biopori tidak berfungsi dengan baik sebagai area resapan air. "Kebanyakan sekarang itu komposnya tidak diambil lagi, sehingga bioporinya mampet," ucapnya.

Menurut Didi, selain menjadi area resapan air, drumpori juga memiliki fungsi lain, yaitu mencegah penurunan tanah. Penurunan tanah sendiri terjadi akibat berkurangnya air di dalam tanah. Dengan drumpori, air tanah akan kembali bertambah dan mencegah terjadinya penurunan tanah.

"Di samping mereduksi banjir, drumpori ini juga untuk menabung air," jelasnya.

Cara Membuat Drumpori
Enggak ribet kok TemanBaik jika kamu ingin membuat drumpori. Apa sih langkah yang harus dilakukan? Pertama, tentu kamu harus menyiap drumnya. Lepaskan bagian atas drum dan lubangi sisi-sisi drumnya.

Selanjutnya, buat tutup untuk drum dengan berbahan betok. Tapi, jangan lupa dibuat beberapa lubang ya TemanBaik agar lubang itu jadi tempat masuknya air ke dalam drum.

Berikutnya, gali tanah disesuaikan dengan ukuran drum. Jangan dibuat pas ya, usahakan diameter tanah yang digali dilebihkan 10 sentimeter ke samping. Bagian kosong di luar drum itu kemudian diisi dengan batuan-batuan kecil. Selanjutnya, gunakan beton yang sudah dibuat untuk menutup bagian atas drum. Selesai deh, drumpori siap dipakai.

Idealnya, satu drumpori ini minimal ada dalam radius 100 meter persegi. Jadi, kamu bisa mengajak masyarakat sekitar deh untuk membuat drumpori. Kan lebih asyik juga membuatnya bareng-bareng sekaligus bersosialisasi dengan sesama warga.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler