Purwakarta Beri Denda Rp5 Juta Jika Merokok di Area Terlarang Ini

Purwakarta - Pemkab Purwakarta punya atensi khusus untuk melindungi warganya dari bahaya rokok. Buktinya, kini sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Perda yang baru disahkan beberapa hari lalu ini menetapkan tujuh zona sebagai KTR. Ketujuh zona itu masing-masing kawasan sekolah atau tempat kegiatan belajar mengajar (KBM), kawasan bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, arena olahraga, tempat kerja, dan fasilitas umum.

"Jadi, saat ini tujuh zona tersebut terlarang bagi perokok (untuk merokok)," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dalam rilis yang diterima BeritaBaik.id.

Bukan hanya mengatur pelarangan loh TemanBaik, ada aturan cukup tegas dan memberatkan perokok jika melanggar aturan. "Sesuai aturan yang ada dalam perda ini, bagi yang kedapatan merokok di KTR akan didenda Rp5 juta," jelasnya.

Sosialisasi pun akan terus dilakukan agar masyarakat di Purwakarta tahu soal aturan KTR tersebut. Harapannya, aturan itu ditaati dan diiringi kesadaran dari perokok itu sendiri. Sehingga, perokok tak membuat orang lain yang bukan perokok merasakan dampak negatif.

Baca Ini Juga Yuk: Asep Encu dan Usaha Lepaskan Siswanya dari Kecanduan Rokok

"Bukan hanya bagi si perokok itu (akan ada dampak negatif), paparan zat dari rokok ini juga sangat berbahaya bagi perokok pasit. Terutama bayi dan anak-anak," tutur Anne.

Sementara sebelum memiliki perda, Anne juga sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) beberapa bulan lalu. Isinya, seluruh pegawai pemerintahan di Purwakarta dilarang merokok di lingkungan kantor saat jam kerja.

Sanksi juga siap mengintai pegawai yang melanggar perbup. Pelanggar wajib menyetor minimal 10 eksamplar Alquran. Alquran itu selanjutnya akan diwakafkan ke masjid dan musala.

"Selain alasan kesehatan, larangan ini juga sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan kantor dari polusi udara dan sisa pembakaran rokok," pungkas Anne.


Foto: Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika (dokumentasi Diskominfo Kabupaten Purwakarta)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler