Ini Jenis Ular Berbahaya Selain Kobra dan Tips Menghadapinya

Bandung - TemanBaik, saat ini marak di berbagai daerah bermunculan ular kobra di permukiman warga. Semua orang mungkin tahu bahwa ular kobra sangat berbahaya bagi manusia. Tapi, tahu enggak sih, sebenarnya ada jenis ular berbisa lain yang tak kalah berbahaya.

"Sebenarnya enggak sekadar ular kobra (yang berbahaya). Ini yang lagi ngetop aja kobra, padahal ular berbisa itu banyak sekali. Di indonesia ada enam ular berbisa yang cukup terkenal," kata pemerhati ular Andi Yudha Asfandiyar saat ditemui di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jumat (27/12/2019).

Apa saja yang keenam ular berbahaya itu? Yang pertama adalah King Cobra. Berikutnya adalah ular kobra, ular tanah, ular hijau ekor merah, ular welang, dan ular weling. Mungkin, TemanBaik bingung, membedakan King Cobra dan ular kobra saja belum tentu paham, apalagi dengan ular lain?

Sederhana kok, anggap saja semua ular yang kamu temui itu berbahaya jika kamu enggak tahu jenisnya. Sehingga, kamu punya kewaspadaan tinggi. Lalu, apa yang harus dilakukan jika menemukan ular di permukiman warga, apalagi jika masuk ke rumahmu?

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah berusaha setenang mungkin. Sehingga, kamu bisa berpikir dengan jernih untuk melakukan langkah berikutnya. Sebelum meminta bantuan pada ahlinya, perhatikan bentuk ularnya seperti apa, termasuk warnanya.

Hal ini jadi informasi bagi petugas Damkar, rescue, komunitas pecinta reptil, atau pihak lain yang kamu minta pertolongan. Informasi ini penting agar yang akan menangkap ular tahu karakteristiknya. Sehingga, mereka bisa melakukan berbagai persiapan sebelum mengeksekusi penangkapan ular.

Baca Ini Juga Yuk: Bukan Dihisap, Begini yang Harus Dilakukan pada Luka Gigitan Ular

Usahakan juga kamu tahu di mana ular itu berada. Kalau bisa, usahakan agar ular tidak kabur melalui celah-celah yang ada di sekitarnya. Halangi dengan berbagai barang yang memungkinkan ular akan terisolasi dan enggak bisa ke mana-mana. Bagaimana kalau ularnya keburu kabur?

"Tunjukan dia larinya ke mana agar ketahuan orientasinya (ular) lagi ada di mana. Sehingga, ketika mengontak rescue, Damkar, dan lain-lain, itu bisa diketahui tempatnya sehingga keberhasilan tertangkap itu tinggi," jelas Andi.

Kamu juga bisa melakukan langkah lain sebelum bantuan datang, yaitu dengan menutup ular itu menggunakan kain, karung goni, atau bahkan sarung. Sehingga, tubuh ular akan tertutup. Meski badannya tertutup, ular akan tetap bisa terlihat mana bagian kepalanya. Setelah itu, tekan bagian kepalanya menggunakan kayu atau benda lainnya sambil menunggu bantuan datang.

Usahakan bersikap lebih tenang, sebisa mungkin masukan ular ke dalam wadah yang aman, misalnya ember. Kamu bisa memakai sapu untuk berusaha memasukkannya. Tapi, jangan lupa ditutup ya untuk menghindari ular keluar dari ember.

Yang perlu jadi catatan adalah ular kobra. Kewaspadaan kamu mesti lebih tinggi lagi TemanBaik. Sebab, ular ini punya kemampuan menyemprotkan racun dari mulutnya sebagai upaya pertahanan diri. Racun ini akan sangat berbahaya jika mengenai mata atau bagian tubuh yang kebetulan terluka.

"Khusus untuk ular kobra, kita harus hati-hati dengan karakteristiknya. Yang utama adalah ular kobra itu punya cara menyemprotkan bisa atau menyembur. Ketika kita tahu ada ular kobra, gunakan kacamata, jaga jarak sampai kira-kira dua meter," tutur Andi.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler