Cara Ustaz Adi Hidayat Tebar Syiar Islam di Tengah Virus Corona

Bandung - TemanBaik, pasti tahu kan dengan sosok Ustaz Adi Hidayat atau yang akrab disapa UAH? Ya, beliau adalah dai yang saat ini dikenal begitu banyak masyarakat di Indonesia. Kajian yang dihadiri dan diisnya pun kerap kali dibanjiri begitu banyak orang.

Ia pun punya aktivitas super padat. Mau tahu bocoran padatnya aktivitas dakwah beliau? Setiap kamis bada magrib, ia mengisi Kajian Quran Sunnah Solution di Masjid Al Ihsan Jakasetia, Bekasi. Setiap minggu pertama tiap bulan ia mengisi kajian di Masjud An Nur (Tanah Kusir Jakarta) dan Masjid Al Azhhar (Kalimalang, Bekasi). Minggu kedua, ia mengisi kajian di Masjid Nurul Bahri (Kelapa Gading, Jakarta).

Dalam sebulan, ia kerap melakukan safari dakwah ke berbagai wilayah di Bandung. Terkadang, UAH juga melakukan safari dakwah ke luar negeri dan keliling berbagai daerah di Indonesia. Tapi, wabah virus corona alias COVID-19 yang kini jadi pandemi global membuat UAH mengambil langkah bijak. Ia menghentikan seluruh aktivitas kajian yang menghadirkan massa.


UAH mendukung penuh imbauan WHO dan pemerintah Indonesia untuk menghindari kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa di satu lokasi. Sehingga, pencegahan dan penyebaran virus corona bisa diminimalisir.

"Untuk itu, saya ingin menyatakan bahwa seluruh kegiatan ta'lim yang sifatnya terbuka yang saya bina, untuk sementara kita akan tangguhkan. Sehingga, menghadirkan situasi yang kondusif dan dengan itu kita berkontribusi untuk menekan penyebaran virus yang dimaksudkan. Sehingga tidak mudah menular pada kalangan masyarakat," kata UAH melalui channel Youtube Adi Hidayat Official.

Meski begitu, bukan berarti ia akan berhenti menebarkan syiar Islam. Aktivitas menebar syiar Islam tetap akan dilakukan UAH. Ia akan tetap mengisi kajian. Bedanya, ia akan lebih memaksimalkan teknologi dan media sosial. Apa yang akan dilakukan ya?

"Seluruh jadwal ta'lim yang sedianya akan tersampaikan atau disampaikan dengan terbuka dalam tabligh akbar atau pengajian-pengajian umum, dalam situasi saat ini akan dialihkan pada media daring yang bisa tersambung dengan komunikasi jarak jauh melalui perangkat-perangkat di mana pun anda berada dengan keadaan lebih aman dan nyaman," jelas UAH.

UAH akan menggunakan live streaming di kanal YouTube-nya, serta live di akun Instagram @adihidayatofficial dan akun Facebook Ustadz Adi Hidayat. Sedangkan untuk informasi jadwal kajiannya sendiri akan disampaikan melalui media sosial.


Ajak Masyarakat Mengambil Hikmah
Secara khusus, UAH mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar menaati berbagai imbauan dari pemerintah untuk mewaspadai dan mengantisipasi penyebaran COVID-19. Ia juga mengajak agar semua pihak memetik hikmah dari kondisi saat ini.

"Semoga Allah memberikan hikmah terbaik dari ujian dan musibah ini, meringankan dan memberikan kita ketahanan dan ketangguhan pada kita untuk menjadi bangsa yang kuat, persaudaraan yang utuh, dan saling bersinergi satu dengan yang lainnya," tutur UAH.

Bagi umat muslim, ia pun mengajak untuk menjadikan momentum saat ini sebagai sarana untuk lebih menggiatkan ibadah. Sehingga, akan ada ketenangan spiritual yang didapatkan.

"Saya mengimbau juga kepada masyarakat untuk mengikuti langkah-langkah yang dimaksud (sesuai imbauan pemerintah) dan tentunya terakhir kita berdoa kepada Allah SWT dan meningkatkan ketahanan spiritual kita," ucapnya.

"Karena, dengan ketahanan spiritual itu akan berpengaruh pula pada ketenangan jiwa yang melahirkan dampak-dampak yang baik pada aktivitas tubuh kita. Sehingga (akan) menghindari kepanikan dalam segala hal yang kita hadapi," jelas UAH.

Sebagai penutup, UAH juga mengajak seluruh elemen di Indonesia untuk menjadi lebih tangguh dalam persatuan dan kesatuan. Sehingga, Indonesia akan memiliki ketangguhan luar biasa dalam menghadapi situasi yang ada.

"Saya berharap kepada seluruh kolega, baik para ustaz, para ulama, juga seluruh masyarakat bangsa Indonesia agar kita bersatu menghadapi musibah ini," pungkas UAH.

Foto: dok. www.instagram.com/adihidayatofficial - @AKHYARTV

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler