UMM Sediakan Cairan Pembersih Tangan di Kampus

Malang - Sekelompok mahasiswa dari program studi Farmasi dan Apoteker di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) belum lama ini membuat banyak cairan pembersih tangan atau hand sanitizer yang tengah langka di pasaran.

Aksi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap persebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Penanggungjawab aksi produksi hand sanitizer, Raditya Weka Nugraheni mengatakan bahwa awalnya, hand sanitizer hanya diperuntukkan semata bagi warga Fakultas Ilmu Kesehatan di UMM.  

"Kemudian, ternyata dari pimpinan ada masukan untuk memperluas cakupan ke seluruh area kampus sebagai tindak lanjut edaran rektor UMM," kata Raditya.

Kini, tim pembuat hand sanitizer tersebut tengah memproduksi dalam jumlah massal. Sebab, hand sanitizer tersebut rencananya akan dipasang di seluruh lorong kampus dan disebar di berbagai area pada minggu ini.

Baca Ini Juga Yuk: Bijak Pakai Hand Sanitizer, Utamakan Cuci Tangan Yuk!

Nah, sesuai informasi yang dijelaskan dalam jurnal internasional, komposisi yang efektif untuk virus corona adalah dengan menggunakan alkohol 70% yang ditambahkan dengan moisturizer agar kulit tidak kering.

Untuk teknis produksinya, pembuatan hand sanitizer UMM ini melibatkan mahasiswa yang tengah menempuh tugas akhir dan asisten Laboratorium Teknologi Farmasi.

"Melalui pelibatan mahasiswa, diharapkan mereka bisa belajar secara langsung mengenai proses pembuatan produk hand sanitizer," ujar Raditya.

Sebelumnya, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd membuat surat edaran perihal 'Kewaspadaan dan Pencegahan wabah Covid-19 serta Pengelolaan Perkuliahan di UMM'. Salah satunya menghimbau kepada seluruh civitas akademika untuk menciptakan perilaku hidup sehat dan terhindar dari penyakit.

Khusus aktivitas perkuliahan, Rektor menghimbau untuk memaksimalkan platform blended learning terutama yang telah disediakan universitas melalui laman lms.umm.ac.id. Dalam platform tersebut, data dosen dan mahasiswa juga sudah terintegrasi dengan database.

Perkuliahan juga dapat disajikan dalam bentuk kompilasi materi atau selected reading yang disertai panduan penugasan. Bahan tersebut memiliki tautan yang dapat diakses mahasiswa melalui internet. Selain itu, Rektor juga mengimbau untuk mengoptimalkan interaksi secara daring dalam berbagai kegiatan akademik.

Foto: dok. UMM

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler