Berbagi Rasa dengan Makanan Bersama Parti Gastronomi

Bandung - TemanBaik, ada banyak aksi yang bisa dilakukan dalam menghadapi pandemi global virus corona. Kebaikan itu bisa dilakukan dari mana saja, bahkan dari rumah kita masing-masing loh. Berbicara kebaikan dari rumah, salah satu #AksiBaik yang belakangan ini mencuat berasal dari kuliner inisiatif dari Bandung dengan entitas Parti Gastronomi. Mereka menggelar kampanye bertajuk Bagi Rasa. Seperti apa sih kampanye tersebut?

Dalam sesi bincang-bincang bersama Beritabaik.id pada Rabu (8/4/2020) malam, Co-Founder Parti Gastronomi Seto Nurseto menjelaskan, gerakan Bagi Rasa yang digagasnya adalah wadah udunan makanan dan minuman untuk tenaga medis terdampak virus COVID-19. Jadi, setiap hari secara bergilir pegiat kuliner di Bandung akan mengirimkan makan siang dan makan malam ke beberapa rumah sakit di Bandung.

"Sebenarnya ini bukan gerakan baru. Awalnya ini tuh proyek memasak dari hasil meneliti buku resep Mustika Rasa yang akhirnya kita bagikan di panti asuhan atau panti jompo," ujar Seto kepada Beritabaik.id.

Sebagai informasi tambahan, Parti Gastronomi adalah kuliner inisiatif yang dalam kegiatan sehari-harinya membuat karya seputar khazanah kuliner. Berdiri di awal 2019, Seto bersama kedua rekannya Arifin Windarman dan Reyza Ramadhan membentuk Parti Gastronomi dan banyak menulis riset, jurnal, buku, film dokumenter dan membuat pameran seputar dunia kuliner.

Sedangkan kegiatan bagi rasa yang merupakan 'proyek idealis' Seto dan kawan-kawan ini sejatinya sudah berlangsung sejak 2018. Sempat sedikit vakum di 2019, akhirnya Bagi Rasa ini diaktifkan kembali sebagai spin off menghadapi pandemi global yang sedang menerpa Indonesia. Melalui beberapa proses riset, akhirnya Bagi Rasa resmi bergerak di hari ketujuh masa social distancing.

"Kalo awalnya Bagi Rasa ini hanya diisi oleh relawan aja, begitu. Nah, kalau sekarang sih kolaborasinya udah lebih luas. Jadi enggak lagi masak dari buku Mustika Rasa, tapi kita aktivasi gimana caranya Bagi Rasa punya manfaat bagi banyak orang," ujar Seto.

Sampai hari Rabu (8/4), gerakan Bagi Rasa telah 'beroperasi' selama 18 hari. Selama kurun waktu itu pula, Seto menyebutkan banyak pihak yang akhirnya tergerak memberikan donasi. Kemampuan mengelola kuliner beserta jaringan pegiat industri kuliner di Bandung benar-benar dimanfaatkan oleh Parti Gastronomi untuk menyebar kebaikan. Dalam gerakannya, Parti Gastronomi diaktivasi oleh 7 orang dan melibatkan beberapa seniman untuk kebutuhan seperti desain visual dan konten media sosial.

Baca Ini Juga Yuk: 'Satu Inisiatif', Estafetkan #AksiBaik untuk Perangi Pandemik

Selama 18 hari perjalanan movement ini, Seto menceritakan keseruan yang dilewatinya bersama tim. Jika awalnya kolaborasi yang dijalankan hanya dengan lingkup kecil saja, tetapi juga melibatkan banyak sekali pegiat kuliner di Bandung.

"Setelah semuanya jalan, ternyata enggak hanya tenaga medis dan penunjang seperti cleaning service atau security di rumah sakit aja nih yang bisa nerima manfaatnya. Tapi juga kayak petani, pengemudi ojek online, mereka juga masuk daftar titik donasi," jelasnya.

Secara sederhana, alur donasi yang dijalankan Bagi Rasa adalah donasi dan distribusi. Jadi, bila TemanBaik hendak berkolaborasi dengan bagi rasa, awalnya kamu meregistrasi dulu sebagai donatur ke tim Bagi Rasa. Setelah donasi terkumpul, barulah tim dari Bagi Rasa akan mendistribusikan donasi TemanBaik ke rumah sakit sesuai jadwal yang disesuaikan.

Sampai hari ini, ada 3 rumah sakit yang jadi titik distribusi dari Parti Gastronomi. Ketiga Rumah Sakit tersebut ialah Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Rumah Sakit Salamun, dan Rumah Sakit Dustira. Ketiga rumah sakit tersebut mendapat 'jatah' donasi sebanyak tiga kloter dalam sehari, antara lain berupa makan siang dan makan malam. Total dalam sehari, Parti Gastronomi sudah mendistribusikan rata-rata 310 paket makanan untuk rumah sakit dan beberapa pihak yang juga membutuhkan, salah satunya pengemudi ojek online.

"Proses distribusi juga diantarkan tim pakai jasa ojek atau taksi online. Sebab, mereka juga jadi salah satu sasaran titik donasi kami," jelas Seto.  

Agar manfaat dari pergerakannya ini dapat diterima oleh pihak lebih luas lagi, Seto mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Indonesia untuk 'meniru' gerakan yang sama di wilayahnya masing-masing. Hal ini mengacu pada beberapa permintaan dari pengguna media sosial yang menginginkan keberadaan Parti Gastronomi di wilayah luar Bandung.

Lebih lanjut, pihak Bagi Rasa akan memberikan model yang bisa TemanBaik gunakan dan modifikasi agar manfaat kebaikan ini bisa diserap sampai ke lingkungan terdekatmu. Untuk tata cara donasi, Seto mengajak TemanBaik untuk mampir ke akun Instagram @parti_gastronomi untuk melihat informasi lebih lengkap.

Sebagai pamungkas, Seto berharap Bagi Rasa dapat terus berbagi rasa dengan banyak orang, bahkan hingga pandemi ini berakhir.

"Kalau semua sudah kembali indah, mungkin Bagi Rasa akan tetap ada dengan kembali ke format lama, sebelum adanya pandemi ini," tutup Seto.

Nah. Sudah sebulan lebih pandemi global COVID-19 menerpa Indonesia. Lalu, #AksiBaik apa yang saat ini terlintas di kepalamu untuk saling membantu dan menguatkan di tengah kondisi seperti ini?

Foto: dok. Parti Gastronomi

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler