Lagi Tren, Jalur Sepeda di Bandung Difungsikan Kembali

Bandung - TemanBaik, penggunaan sepeda belakangan kembali meningkat pesat, termasuk di Kota Bandung. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Bandung memfungsikan kembali jalur sepeda yang ada di beberapa ruas jalan utama. Sejak beberapa waktu lalu, jalur sepeda kembali dicat ulang dan diberi logo sepeda.

Geliat tingginya pesepeda di Kota Bandung pun disambut baik pemerintah. Hal ini menandakan warga mulai sadar akan pentingnya berolahraga sekaligus menggunakan alat transportasi ramah lingkungan.

Jika kamu sedang berada di pusat kota seperti kawasan Alun-alun hingga Dago, kamu akan sulit menghitung ada berapa pesepeda di jalanan. Sebab, ada yang bersepeda secara perorangan, ada juga yang berkelompok.

Bandung pun kedepannya, diharapkan jadi Kota Sepeda. Sehingga, perbaikan fasilitas jalur sepeda ini dihadirkan untuk mewujudkan mimpi itu.

"Kita merasa bangga Bandung sekarang banyak pengguna sepeda. Ada sisi positif yang tentu harus kita dukung," ujar Kabid Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Khaerul Rijal.

Tetapi, ada hal yang perlu disadari oleh pesepeda. Terkadang, masih ada pesepeda yang melaju di jalanan tanpa mengindahkan aturan. Oleh karena itu difungsikannya kembali jalur sepeda dengan pengecatan ulang diharapkan dapat memberikan ketertiban, kemanan dan kenyaman bagi pesepeda dan pengendara lainnya.


Baca Ini Juga Yuk: Kerajinan Tutul Jember Menembus Pasar Internasional

Salah satu dari beberapa jalur sepeda yang difungsikan kembali ada di sekitar Balai Kota Bandung, dari mulai Jalan Merdeka, Wastukancana, dan Aceh. Di sini, jalur sepeda berada di kanan jalan.

Pada jalur itu beberapa meter sekali terdapat tulisan berbahasa Sunda 'Kanggo Sapedah Wungkul'. Di bawahnya kemudian terdapat gambar sepeda dan juga tulisan 'Bike Only'.

Hal ini sengaja dilakukan untuk menunjung kearifan lokal. Sehingga, pemilihan bahasa Sunda dilakukan. Di sisi lain, penggunaan bahasa Inggris dan gambar sepeda bertujuan lebih universal agar dipahami banyak orang.

Ke depan, secara bertahap jalur sepeda akan ditambah. Sebab, anggaran yang ada harus terbagi dengan penanganan COVID-19.

"Kita anggaran yang ada kemarin ikut terdampak COVID-19. Jadi kita akan menambahnya secara bertahap. Secara bertahap akan kita penuhi," tutur Rijal.

Saat ini, titik-titik mana saja yang akan dijadikan jalur sepeda sedang terus didata. Sehingga, saat dibuatkan jalur sepeda, keberadaannya diharapkan bisa maksimal bagi penggunanya.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler