PPDI Bandung dan Mimpi Membuat Disabilitas Lebih Berdaya

Bandung - TemanBaik, penyandang disabilitas bisa memiliki beragam kemampuan seperti orang lain pada umumnya. Bahkan, bakat mereka ada yang jauh lebih hebat loh.

Hal itu yang oleh Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Bandung dilirik. Organisasi ini mencoba berangkul berbagai disabilitas yang memiliki kemampuan dalam bidang tertentu.

Sebagai contoh, pada Juli 2020 lalu PPDI menyelenggarakan pelatihan makeup bagi anggotanya. Uniknya, instruktur makeup itu seorang penyandang disabilitas yang beken dengan nama Bonita Hana.

Bonita sendiri merupakan seorang penata rias. Di tengah keterbatasan fisiknya, Bonita justru bisa menjelma menjadi salah seorang penata rias hebat di Bandung. Namanya pun sudah cukup diperhitungkan di kalangan penata rias.

Dengan kegiatan pelatihan makeup, anggota PPDI diharapkan memiliki kemampuan dalam menata rias. Bahkan, mereka diharapkan suatu saat bisa jadi penata rias profesional seperti Bonita.

Ketua PPDI Kota Bandung Guntur Afandi mengatakan, ada ragam pelatihan yang bakal digelar PPDI. Bukan hanya pelatihan makeup, nantinya ada berbagai pelatihan yang menampilkan disabilitas sebagai instrukturnya.


                                                                                                              Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Tujuannya demi membangkitkan semangat penyandang disabilitas. PPDI ingin membukakan mata bahwa di antara sekian banyak disabilitas, ada 'mutiara' yang bisa jadi inspirasi sekaligus mengajarkan sesuatu.

"Kita ada teman-teman penyandang disabilitas yang mahir di bidang musik, elektronik, komputer, mesin, dan lain-lain," ujar Guntur.

Secara perlahan, para disabilitas yang andal di bidang masing-masing itu dihadirkan untuk jadi pemateri dalam pelatihan. Dengan cara seperti itu, para disabilitas diharapkan memiliki ragam pengetahuan.

Sehingga, suatu saat mereka akan menemukan sendiri di mana minat dan kemampuannya setelah mengikuti ragam pelatihan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka nantinya akan bergerak di bidang tertentu yang lebih menjanjikan dari segi ekonomi.

Dengan begitu, ekonomi mereka diharapkan lebih baik. Sebab, kehidupan yang layak tentu jadi impian setiap orang, termasuk penyandang disabilitas.

Bahkan, ke depan, PPDI juga berencana agar bisa membuat para disabilitas memiliki usaha. Berbagai cara dan rencana pun sedang disusun.

Dalam harapan yang lebih luas, PPDI diharapkan bisa melahirkan banyak disabilitas dengan kemampuan luar biasa. Bahkan, nantinya diharapkan mereka juga bisa berbagi kemampuan kepada non disabilitas.

"Harapannya teman-teman kita ini bisa jadi pionir (dalam memberikan pelatihan), bukan hanya kita sebagai penerima (pelatihan)," jelas Guntur.

PPDI Kota Bandung sendiri secara formal memiliki jumlah pengurus sebanyak 32 orang. Namun, secara umum, mereka yang merupakan penyandang disabilitas adalah anggota dari PPDI.

Sementara selain pelatihan, PPDI juga kerap melakukan berbagai kegiatan. Bulan lalu, salau satunya PPDI melakukan kampanye gerakan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di kawasan Dago, Kota Bandung. Dalam kegiatan itu, mereka juga membagikan masker kepada masyarakat sekaligus pesan agar tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan.

Foto: dok. PPDI Kota Bandung
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler