Bergembira Rayakan HUT ke-75 RI di Lapas Anak

Bandung - TemanBaik, suasana peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa hingga kini. Salah satunya terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Bandung.

Akhir pekan lalu, Sabtu (22/8/2020), digelar berbagai kemeriahan dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti puluhan anak didik lapas (andikpas) serta dimeriahkan kehadiran para relawan dari Menjadi Indonesia Pintar dan Solidaritas Sosial Bandung.

Ragam lomba yang digelar di antaranya panjat pinang, balap kelereng, memasukkan belut ke dalam botol, balap bakiak, hingga lomba kebersihan kamar dan futsal. Kemeriahan pun tersaji dan banyak menghadirkan tawa.

Mereka seolah sejenak diberi ruang untuk bahagia dalam menyambut HUT RI. Hal itu jadi pelipur kejenuhan karena selama menjalani hukuman mereka tak bisa ke mana-mana.

Semua terlihat larut dalam kegembiraan. Bahkan, tak jarang mereka bercanda saat lomba untuk memancing gelak tawa. Salah satunya terlihat ketika lomba memasukkan air kedalam gelas.



Baca Ini Juga Yuk: Nih! Bocoran Rangkaian Kegiatan PON XX/2021 di Papua

Setiap peserta duduk berbaris. Peserta paling depan kemudian mengambil air menggunakan gelas. Air itu kemudian harus ditumpahkan ke gelas peserta lain di belakangnya dengan melewati kepala. Begitu seterusnya sampai urutan paling belakang.

Namun, ada juga yang terlihat jahil. Bukannya dituangkan ke gelas, air justru sengaja disiramkan ke belakang. Sehingga, banyak yang pakaiannya basah karena siraman itu dilakukan berkali-kali.

Bukan marah yang terlihat. Justru hal itu membuat mereka tertawa lepas. Mereka bukan semata-mata mencari hadiah dari lomba yang diikuti, melainkan mencari kebahagian dengan cara sederhana.

Begitu juga saat panjat pinang. Gelak tawa terdengar begitu ramai. Sebab, ekspresi dari para peserta yang terlihat menahan berat rekannya justru dianggap lucu. Bahkan, ketika para peserta terjatuh, mereka terbahak-bahak.

"Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun untuk memperingati HUT RI. Bedanya, untuk tahun ini kita menerapkan protokol kesehatan dan kita bermitra dengan Menjadi Indonesia Pintar dan Solidaritas Sosial Bandung. Kegiatan ini menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak di sini," kata Kepala LPKA Bandung Retno Yuni Hardiningsih.

Dalam kesehariannya, para andikpas ini menjalani berbagai kegiatan. Mulai dari sekolah, olahraga, hingga berbagai pelatihan seperti pertanian dan kerajinan. Tujuannya agar para andikpas memiliki bekal keterampilan agar bisa digunakan selepas menjalani masa hukuman.



Ketua Yayasan Menjadi Indonesia Pintar Nova Adriani mengatakan pihaknya bersama Solidaritas Sosial Bandung sengaja menggelar kemeriahan di lokasi. Harapan besarnya, dari kegiatan sederhana yang dilakukan, tercipta kebahagiaan.

"Kita ingin menghibur anak-anak di sini. Mereka mungkin enggak banyak mendapat hiburan. Makanya kami putuskan melakukan kegiatan ini di sini agar mereka bisa merasakan suasana seperti di luar saat perayaan HUT RI. Berbagai lomba yang biasanya ada di luar, kita adakan di sini," tutur Nova.

Kegiatan hari ini juga sekaligus menjadi penanda Menjadi Indonesia Pintar Bandung mulai berjalan setelah sebelumnya hanya ada di Jakarta. Ke depan, rencananya Menjadi Indonesia Pintar akan mengelar berbagai kegiatan di Bandung, termasuk melibatkan andikpas.

"Harapannya semoga ked epan kita bisa buat banyak pelatihan di sini karena anak-anak di sini haus akan ilmu. Sehingga pelatihan apapun yang nantinya akan dilakukan di sini, mudah-mudahan bisa jadi bekal bagi mereka setelah selesai (menjalani masa hukuman) di sini," jelas Nova.

Untuk rencana jangka pendek, Menjadi Indonesia Pintar dan Solidaritas Sosial Bandung akan membuat pelatihan seputar pertanian dan menjahit. Bahkan, hasil dari menjahit nantinya bakal dibantu penjualannya. Sehinga, andikpas bisa mendapatkan pemasukan dan apresiasi secara langsung dari apa yang dilakukannya.

Foto: Oris Riswan Budiana/Beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler