Kabar Terbaru Perkembangan Vaksin COVID-19

Bandung - TemanBaik, upaya mengakhiri pandemi COVID-19 terus dilakukan pemerintah. Salah satu yang dilakukan adalah menyiapkan vaksin.

Perkembangan terbaru, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sedang fokus menyelesaikan roadmap atau peta jalan vaksinasi COVID-19. Untuk apa sih peta jalan tersebut?

Peta jalan itu nantinya akan jadi panduan dalam tahap vaksinasi, termasuk panduan yang mengatur tentang penerima vaksin, jadwal vaksin, dan alur distribusi vaksin. Saat ini, peta jalan itu sedang memasuki tahap finalisasi.

Namun, di tengah upaya menyediakan vaksin bagi masyarakat, terdapat berbagai informasi simpang siur. Vaksin dianggap justru membahayakan kesehatan dan ragam pandangan negatif lainnya. Ini menimbulkan keresahan sendiri di masyarakat.

Baca Ini Juga Yuk: Pentingnya Punya Tas Siaga Bencana, Wajib Punya Nih!

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito pun berharap masyarakat tidak terjebak dengan berbagai informasi negatif dan simpang siur seputar vaksin. Sebab, pemerintah menjamin vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat aman.

"Saya ingin mengimbau agar masyarakat tidak resah dan khawatir, karena pemerintah pasti akan menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai rekomendasi WHO (World Health Organization)," kata Wiku.

Sampai sekarang, menurutnya WHO juga optimistis para peneliti akan mampu mengembangkan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif. Di berbagai dunia, beragam jenis vaksin potensial terus dikebut penelitiannya. Bahkan, vaksin itu sudah menjalani berbagai rangkaian uji, termasuk ada yang sudah melalui uji klinis.

Di Indonesia, beberapa vaksin juga tengah dikembangkan, di antaranya vaksin Merah Putih dan yang dikembangkan Bio Farma bersama Sinovac. Vaksin ini pun jadi salah satu tumpuan harapan dalam mengakhiri pandemi.

Saat ini, pemerintah juga sedang mengakselerasi persiapan logistik dan sumber daya manusia (SDM) untuk persiapan vaksinasi COVID-19. Dalam pelaksanaannya nanti, pendistribusian vaksin akan disesuaikan dengan urutan prioritas, seperti kelompok berisiko serta penduduk dengan risiko tinggi di wilayahnya.

Namun, di tengah upaya mempersiapkan vaksinasi, ada hal yang tak boleh dilupakan masyarakat. Usahakan jangan abai dalam penerapan protokol kesehatan. Sebab, itu jadi faktor kunci agar tidak terpapar COVID-19 sebelum vaksin hadir.

"Kami berharap (masyarakat) tidak semata-mata menunggu vaksin dan mengabaikan protokol kesehatan. Untuk saat ini, taat protokol kesehatan adalah satu-satunya jalan terhindar dari COVID-19," imbau Wiku.

Foto: Wiku Adisasmito (dok. BNPB)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler