Korban Pohon Tumbang di Bandung Dapat Asuransi hingga Rp50 Juta

Bandung - TemanBaik, pohon yang tumbang bisa menimbulkan ragam dampak, mulai dari kerusakan kendaraan, hingga pengendaranya cedera atau bahkan kehilangan nyawa. Namun, kejadian pohon tumbang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

Mereka yang jadi korban akibat pohon tumbang biasanya tak akan mendapat bantuan. Alhasil, segala kerugian atau dampak buruknya biasanya diatasi sendiri.

Namun, di Kota Bandung, korban akibat pohon tumbang bisa mengklaim asuransi. Nilai asuransi yang didapatkan maksimal bisa mencapai Rp50 juta. Di Indonesia, kebijakan seperti ini masih langka loh.

"Yang melaksanakan (program) asuransi seperti ini hanya di beberapa kota. Pertama Kota Cimahi, kedua Kota Bogor, dan Kota Malang. Jadi, enggak semua daerah memiliki program seperti ini," kata Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung Rosliana.


                                                                    Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Baca Ini Juga Yuk: Lakukan Hal Ini Jika Hadapi Hujan Angin Saat Berkendara

Di Kota Bandung, kebijakan asuransi akibat pohon tumbang ini sudah berjalan sejak 2017. Namun, terhitung Oktober 2020 hingga Oktober 2021, ada perubahan kebijakan. Setelah menjalin nota kesepahaman dengan pihak asuransi, nominal klaim menjadi lebih besar.

Rinciannya, jika kendaraan mengalami kerusakan, nominal asuransinya maksimal Rp25 juta. Jika korban harus mendapat perawatan di rumah sakit, nominal klaim yang didapat maksimal Rp20 juta. Sedangkan jika korban meninggal dunia, ada santunan maksimal Rp50 juta.

Khusus dalam kurun Januari hingga Oktober 2020, di Kota Bandung sudah ada 10 kasus akibat pohon tumbang yang korbannya diberi santunan. Setiap korban mendapat nominal berbeda tergantung dari tingkat kerusakan atau luka yang dialami.

Namun, tak semua kejadian pohon tumbang yang mengakibatkan kerugian bisa diklaim. Pemberian santunan asuransi ini hanya berlaku jika pohon yang tumbang berada di ranah kewenangan Pemkot Bandung.

"Santunan ini khusus untuk pohon-pohon yang diawasi Pemkot Bandung. Seperti beberapa waktu lalu ada kejadian pohon tumbang di Jalan Riau, itu ada tiga kendaraan yang kena. Tapi karena itu pohonnya (tumbuh) di ranah privat, enggak diberi santunan," tutur Roslina.

Ranah privat yang dimaksud adalah pohon tumbang tidak tumbuh di area rumah, area bisnis, atau tempat lainnya. Yang jadi kewenangan adalah pohon yang tumbuh di area publik, misalnya di sekitar trotoar.

Cara Mengklaim Asuransi
TemanBaik, tentu siapapun tak mau jadi korban akibat pohon tumbang. Jadi, tetap berhati-hati ya untuk meminimalisir kamu jadi korban akibat kejadian ini.

Meski begitu, kamu disarankan tahu apa yang harus dilakukan jika menjadi korban akibat pohon tumbang di Kota Bandung. Ada prosedur yang harus ditempuh jika ingin mengklaim kerusakan kendaraan, luka, atau kerugian lainnya jika jadi korban pohon tumbang.

"Sampaikan pelaporan ke polisi bahwa terjadi kecelakaan (akibat pohon tumbang). Setelah itu, pelaporannya disampaikan ke DPKP3," ujar Roslina.

Usahakan selengkap mungkin laporannya ya, mulai dari kronologis kapan dan di mana kejadiannya, kerusakan apa yang dialami, hingga luka yang didapatkan. Sertakan juga bukti-bukti terkait ya.

Setelah disampaikan, DPKP3 akan meneruskan laporan kepada pihak asuransi. Berikutnya, korban akan mendapat jawaban bagaimana cara mengklaim asuransi. Misalnya untuk kendaraan yang rusak, akan diberitahukan apakah diberi berupa uang atau diservis sendiri kemudian diklaim belakangan nominal biaya servisnya. Begitu juga untuk penanganan lain, misalnya ketika korban harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Pencegahan Pohon Tumbang
Meski memiliki program asuransi pohon tumbang, bukan berarti pohon-pohon yang ada di Kota Bandung terbebas dari perawatan. DPKP3 secara rutin melakukan pemangkasan dahan dan ranting hingga pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan.

"Kita melakukan antisipasi. Jika pohon sudah rimbun, kering, keropos, terlalu tinggi, kita lakukan pemangkasan dan pemeliharaan pohon," jelas Roslina.

Dalam sehari, empat tim bergerak untuk melakukan pemeliharaan dan pemangkasan pohon di berbagai titik di Kota Bandung. Sehingga, minimal dalam sehari ada empat titik yang dibenahi.

Peran serta masyarakat pun diharapkan aktif untuk mengawasi pohon di Kota Bandung. Sehingga, ketika menemukan pohon yang berpotensi mengancam keselamatan, sebaiknya segera dilaporkan ya. Dengan begitu, tim akan bergerak melakukan penanganan.

Selain itu, tim DPKP3 juga siap membantu warga memangkas atau menebang pohon di area privat. Sebab, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk melakukannya sendiri. Bahkan, proses pemangkasan atau penebangan membutuhkan peralatan khusus yang dimiliki DPKP3.

Foto: Ilustrasi Pexels/Jaymantri


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler