Izin Darurat Vaksin Sinovac Terbit Sebelum 13 Januari

Bandung - TemanBaik, ada berita baik nih soal perkembangan terbaru Emergency Use Authorization (EuA) alias izin darurat penggunaan vaksin masa pandemi segera keluar.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito mengatakan saat ini BPOM sedang dalam proses akhir untuk mengeluarkan EuA bagi vaksin COVID-19 buatan Sinovac. Yang paling ditunggu adalah data lengkap hasil uji klinis fase ketiga yang dilaksanakan di Bandung.

"Kita masih menunggu data hasil uji klinis ketiga di Bandung untuk pengamatan interim tiga bulan yang akan diberikan hari ini. Hari ini akan kami terima, akan dibahas bersama. Dalam waktu tidak lama mudah-mudahan segera selesai dan final sehingga segera bisa terbit EuA tersebut," kata Penny dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Baca Ini Juga Yuk: Megahnya Masjid Istiqlal yang Baru Direnovasi

Penerbitan EuA juga akan mempertimbangkan hasil uji klinis vaksin Sinovac dari dua negara pengguna, yaitu Turki dan Brasil. Hasil uji klinis di dua negara tersebut bakal jadi penguat BPOM untuk menerbitkan EuA.

"Yang dari Turki sudah lengkap, untuk yang Brasil kita masih menunggu (laporan hasil uji klinis fase ketiganya)," ungkap Penny.

Jokowi Disuntik Vaksin Pertama
Pemerintah sendiri berencana menjalankan program vaksinasi pada 13 Januari. Dalam program itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal jadi yang pertama divaksinasi bersama para menteri. Hal itu untuk memberikan publik kepercayaan terhadap program vaksinasi.

Penny mengatakan, memang ada rencana BPOM menerbitkan EuA sebelum 13 Januari. Namun, bukan berarti dikeluarkannya EuA itu karena mengejar target agar rencana Jokowi berjalan lancar. Sebab, vaksin baru bisa digunakan setelah BPOM menerbitkan EuA.

Optimisme EuA bisa diterbitkan sebelum 13 Januari dilandasi berbagai data yang sudah masuk. Apalagi, hari ini tim uji klinis akan mengirimkan hasil uji klinis fase ketiga di Bandung.

"Artinya kami akan bisa mengeluarkan EuA sebelum tanggal tersebut. Itu cukup ada keyakinan untuk hal tersebut. Per kemarin dan hari ini sudah dilakukan pembahasan akhir, salah satu akhir pembahasan hari ini akan dilakukan lagi. Kemarin data sudah diterima sebagian, hari ini yang lengkap (hasil uji klinis fase ketiga) terakhir di Bandung," tandas Penny.

Foto: dok. Biro Pers Setpres RI


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler