Lakukan Hal Ini agar Bisnismu Tetap Berkembang saat Pandemi

Bandung - TemanBaik, tahu enggak hal penting yang harus dimiliki para pelaku usaha di tengah pandemi COVID-19 yang belum kunjung berakhir? Hal penting ini jadi penentu agar usaha yang dijalankan bisa bertahan dan berkembang. Jawabannya adalah adaptif. Simak ulasannya, yuk!

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan HIPMI Kota Bandung Kiki Hendrawan mengatakan adaptif berperan penting agar bisnis yang dijalankan bisa bertahan, khususnya saat pandemi. Adaptif yang dimaksud adalah bisa menyesuaikan diri dengan situasi dan lingkungan yang ada.

"Untuk bertahan (di tengah pandemi) diperlukan kemampuan adaptif untuk mempertemukan kebutuhan dengan market," kata Kiki dalam Bincang Semangat Usaha Lokal.

Seperti apa sih kemampuan adaptif yang dimaksud?  Contoh kecilnya adalah inovasi kopi dalam kemasan botol satu liter. Dulu, kopi sebanyak itu enggak populer, bahkan cenderung dipandang aneh.

Baca Ini Juga Yuk: 3 Inovasi Terbaru untuk Pengembangan Pendidikan di Jabar

Namun, hal berberda terjadi saat pandemi. Secara perlahan, kopi kemasan satu liter menjadi populer. Itu karena banyak orang yang ingin ngopi enak tanpa harus pergi ke kedai kopi. Mereka tinggal memesannya secara daring dan tinggal duduk manis di rumah atau di tempat kerja. Kopi ala kedai kopi pun tinggal disruput.

Selain itu, ada juga yang enggak mau lama-lama ke kedai kopi karena sadar ada potensi penularan COVID-19. Sehingga, banyak yang datang ke kedai kopi, membeli kopi satu liter, dan menikmatinya di tempat lain. Nah, biar enggak bolak-balik, sekalian deh beli satu liter.

Karena itu, wajib bagi pelaku usaha untuk mengetahui apa kebutuhan atau keinginan konsumen. Sehingga, pelaku bisnis bisa menyesuaikan diri membuat produk yang memang diinginkan konsumen.

"Walaupun sebagai penjual, kita harus menggunakan cara pandang sebagai seorang pembelipembeli," jelas Kiki.

Proses adaptif sendiri tentu bakal berbeda satu sama lain. Sebab, setiap jenis usaha punya tantangan berbeda. Makanya, wajib bagi pelaku usaha untuk mau belajar dan menganalisa produk serta pangsa pasar yang dituju.

Di wilayah perkotaan misalnya, menyediakan akses pembayaran digital jadi hal yang sangat penting. Selalu memudahkan, akses pembayaran seperti itu bisa meminimalisir penulatan COVID-19. Namun, hal ini tentu berbeda dengan di pedesaan yang belum terlalu familiar menggunakannya.

Jangan Hanya Andalkan Internet
Satu hal lain yang menurut Kiki yang enggak kalah penting adalah jangan hanya mengandalkan informasi soal bisnismu lewat internet. Memang bukan hal aneh lagi kan jika internet jadi sarana untuk mencari resep, strategi pemasaran, serta berbagai hal lain.

Mendapatkan informasi dari internet ini memang perlu. Namun, mendapatkan informasi dari lapangan juga perlu (praktik nyata). Jadi, kamu bisa mendapat informasi lengkap untuk mendukung perkembangan bisnismu.

"Jangan hanya mencari informasi dari internet, tapi kita harus turun langsung ke lapangan. Jangan hanya kata orang harus begini-begitu (kemudian diikuti)," tutur Kiki.

Justru, informasi lapangan bisa jadi salah satu penentu sukses atau tidaknya usaha kamu. Jadi, jangan ragu bertanya pada konsumen, saudara, teman, atau siapapun. Tujuannya biar kamu tahu seperti apa kemauan konsumen secara umum dan bisa dijawab oleh produkmu.

Foto: Ilustrasi Unsplash/Tyler Franta
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler