Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kota Bandung Bagi-bagi Hadiah

Bandung - TemanBaik, tau enggak jika hari ini diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia? Peringatan ini digelar di seluruh dunia setiap 14 Juni sejak tahun 2000 usai para menteri kesehatan dunia mendeklarasikan Hari Donor Darah Sedunia.

Untuk memperingati Hari Donor Darah Sedunia ini, PMI Kota Bandung bagi-bagi hadiah. Ada lima televisi 32 inci, lima rice cooker, hingga lima setrika.

Hadiah ini khusus diberikan kepada para 'pendonor tetap' di lokasi. Syaratnya, pendonor itu sudah minimal empat kali mendonorkan darahnya serta minimal sekali sudah mendonorkan darah dalam kurun 1 Januari hingga 13 Juni 2021.

Nah, pengundiannya sendiri dilakukan memakai sistem. Cukup dengan menekan tombol 'acak' pada layar komputer, peserta undian akan teracak dengan sendirinya hingga ditemukan pemenang.

Jumlah pesertanya sendiri banyak banget, yaitu lebih dari 16 ribu orang. Data ini berasal dari sistem pendataan yang dimiliki PMI Kota Bandung. Sehingga, pendonor yang memenuhi syarat jadi peserta otomatis diikutsertakan dalam undian.



Baca Ini Juga Yuk: Keren! Indonesia Punya Tank Laut Karya Anak Bangsa

Humas Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bandung Budi Wandina mengatakan biasanya peringatan Hari Donor Darah Sedunia digelar meriah, salah satunya melalui gerak jalan yang diikuti ribuan orang.

Namun, karena berada di tengah pandemi COVID-19, dalam dua tahun terakhir peringatan digelar virtual. Sehingga, untuk pemenang undian, diumumkan secara daring melalui live Instagram.

"Kegiatan ini juga sebenarnya sekalian untuk sosialisasi agar publik bersedia mendonorkan darah kembali. Karena sejak pandemi, pendonor turun drastis sampai 60-70 persen, sedangkan permintaan darah tetap (banyak)," kata Budi.

Ia pun meyakinkan jika donor darah aman dilakukan meski di tengah pandemi. Apalagi, di area PMI Kota Bandung diberlakukan protokol kesehatan ketat. Sehingga, enggak perlu takut atau ragu deh jika ingin mendonorkan darah ke sana.

Saatnya Penyintas COVID-19 Berkontribusi
TemanBaik, belakangan ini kasus COVID-19 mengalami peningkatan signifikan di berbagai daerah. Hal serupa juga terjadi di Kota Bandung.

Untuk membantu penanganan dan kesembuhan pasien COVID-19, diperlukan kontribusi dari para penyintas COVID-19. Caranya adalah dengan jadi pendonor plasma konvalesen.

Singkatnya, plasma konvalesen ini adalah darah yang diambil dari penyintas COVID-19. Darahnya akan diolah sedemikian rupa hingga akhirnya plasma konvalesen dimanfaatkan untuk terapi bagi pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan.

Karena jumlah kasus terus meningkat, kebutuhan akan plasma konvalesen ini pun turut meningkat. Namun, tak semua penyintas COVID-19 mau mendonorkan darahnya.

"Ketersediaan darah (plasma konvalesen) ini tidak berjalan sebanding dengan kebutuhan darah. Karena tidak semua yang dinyatakan bisa mendonorkan plasmanya itu bersedia mendonor," kata Ketua PMI Kota Bandung Ade Koesjanto.

PMI sendiri menurutnya terus berusaha menyediakan plasma konvalesen. Salah satu caranya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Sebab, rumah sakit punya data siapa saja pasien COVID-19 yang pernah dirawat dan dinyatakan sembuh.

Namun, saat dihubungi, tak semua penyintas COVID-19 bersedia mendonorkan darah. Padahal, penyintas yang jadi pendonor bisa berkontribusi besar untuk kesembuhan pasien yang masih berjuang dalam perawat.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler