Aksi Baik Patungan Imun untuk Kesembuhan Para Pejuang COVID-19

Bandung - Aksi Baik kali ini datang dari Sisi Baik. Kolektif asal Depok ini membuat gerakan Patungan Imun bagi penyintas COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri. Intip aksi baik mereka, yuk!

Kami punya kesempatan untuk ngobrol bareng teman-teman Sisi Baik. Diwakili oleh Stephanie Edelweis, mereka menyebut pergerakan ini sudah berjalan sejak Februari 2021. Aksi baik ini baik ini bisa dibilang merupakan program dari Sisi Baik Corp, kolektif yang didirikan oleh sejumlah pemuda di Jabodetabek sejak awal masa pandemi virus korona pada 2020 silam.

Dalam aksinya, Patungan Imun mengumpulkan bantuan bagi penyintas COVID-19 yang memerlukan imun tubuh selama menjalani isolasi mandiri. Inisiatif ini bertujuan meringankan beban penyintas COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dalam pengadaan imun booster guna menekan penyintas dengan gejala yang akhirnya harus dialihkan ke rumah sakit.

Di sisi lain, hadirnya Patungan Imun juga boleh dikatakan sebagai upaya bersama untuk meringankan beban rumah sakit. Dengan memaksimalkan isolasi mandiri, diyakini ketersediaan rumah sakit akan lebih fokus kepada penyintas dengan gejala berat.

"Menunda dua hari untuk penyintas COVID (diberikan suplemen) dengan rasa panik itu enggak bagus juga. Jadi, kita sama-sama deh bikin gerakan ini," ujar wanita yang kerap disapa Wiwis tersebut.


Baca Ini Juga Yuk: Jalani Isoman, Warga Jabar Dapat Telemedis hingga Obat Gratis

Antusiasi masyarakat tak langsung ramai seperti saat ini. Bahkan, hingga bulan Juni, aktivasi yang dijalankan mereka bahkan bisa dihitung dengan menggunakan jari. Namun, setelah lonjakan pandemi 'jilid kedua' pada bulan Juni silam, angka partisipasi Patungan Imun mengalami peningkatan drastis.

Wiwis menceritakan bagaimana koneksi yang dimiliki Sisi Baik dan gerakan Patungan Imun-nya ini akhirnya banyak diketahui masyarakat. Ia menyebut unggahan musisi Baskara Putra terkait aksi ini memantik banyak atensi warganet. Sejak itulah, Patungan Imun kedatangan banyak orang baik untuk berbagi.

"Kita terinspirasi untuk ngencengin lagi gerakan patungan imun. Sebab enggak semua orang yang siap menghadapi isolasi mandiri, dan ke rumah sakit pun kita tau sendiri di rumah sakit belum tentu pelayanannya maksimal. Jadi, kita punya inisiatif lebih baik penyintas gejala ringan ini fokus isolasi mandiri dan kita bantu patungan memenuhi kebutuhan suplemennya," tegas Wiwis.

Jenis suplemen yang didistribusikan oleh Patungan Imun meliputi suplemen-suplemen untuk meningkatkan imun agar tubuh bisa memerangi virus korona. Suplemen itu berupa vitamin, madu, atau imun booster lainnya.

Dari Uang Pribadi, Kini Bergelimang Donasi
Gerakan ini awalnya diinisiasi oleh Sisi Baik dengan menggunakan uang pribadi anggota-anggotanya. Wiwis mengaku, kondisi anggota SIsi Baik yang merupakan eks penyintas COVID lah yang menumbuhkan rasa empati dalam diri mereka.

Pada fase awal, uang kas mereka hanya berisi Rp500 ribu saja. Itu pun dari hasil patungan para anggota. Namun, belakangan ini, dalam sehari, saldo mereka bahkan bisa mendapat bantuan hingga Rp2 juta.

Selain bantuan berupa uang tunai, Patungan Imun juga menerima bantuan dalam bentuk suplemen dan imun booster tadi. Kamu bisa cek di Instagram @sisibaik.corp untuk mengetahui detail alamat dan nomor kontak barangkali hendak berbagi dengan saudara kita.

"Belakangan sih yang terjauh kita baru aja ngirim ke Pekalongan," terang Wiwis.

Menariknya, di luar penyintas COVID-19, bahkan mereka mendapati seseorang yang hendak dibantu untuk penyakit terkait dengan imun. Karena kebetulan punya stok, akhirnya Sisi Baik menyalurkan bantuan tersebut kepada sang penyintas.

Proses distribusi hasil patungan itu sendiri relatif simpel. Nantinya, penyintas yang akan dikirimi suplemen akan diminta hasil swab antigen terbaru, ditanya beberapa hal secara spesifik mengenai kondisi penyintas. Setelah dirasa aman untuk didistribusikan ke penyintas tersebut, barulah tim Sisi Baik akan meminta alamat dan kontak telepon yang bersangkutan.

"Untuk gejala, usia, dan lain sebagainya, itu penting kita masukin form. Alhamdulillahnya kita ada relawan dokter, yang mana kita konsultasi sama dokter relawan kita, supaya distribusinya bisa lebih pas," ujar Wiwis.

Sebagai catatan, enggak ada kriteria khusus buat siapapun menerima sumbangan dari patungan imun. Semoga inisiasi semacam ini tumbuh juga di daerah-daerah khususnya luar Pulau Jawa, ya.

Sebagai penutup, Patungan Imun berharap isolasi mandiri jadi jalan dan solusi bagi tiap penyintas COVID-19 gejala ringan. Dengan memaksimalkan isolasi mandiri dan asupan imun, mereka percaya para penyintas ini akan memenangkan pertarungan melawan virus korona.

"Kita tahu, gimana para nakes berjuang, gimana penuhnya rumah sakit. Kita kepengin sesederhana, sebisa mungkin temen-temen yang bisa isolasi mandiri, isolasi mandiri aja. Kita kepengin nekan orang dengan gejala berat dengan membantu pengadaan suplemen bagi penyintas tanpa gejala atau yang gejalanya ringan. Dengan begitu, kita juga berharap si gejala ringan ini jangan sampai jadi gejala berat," pungkasnya.

Aksi Baik Lainnya
Selain Sisi Baik, banyak juga yang menginisiasi aksi baik lainnya. Bentuknya bermacam-macam, dari mulai donasi untuk makanan, menyediakan kebutuhan selama isolasi mandiri hingga membuatkan situs web untuk kemudahan akses informasi dengan semangat warga bantu warga. 

Salah satunya seperti yang dilakukan seorang pengguna Twitter dengan akun Zusuf Subari juga melakukan aksi baik dengan mengumpulkan ragam informasi terkait kondisi darurat COVID-19 ke dalam sebuah situs web bernama 'Darurat Pandemi' yang kita semua dapat akses di https//bit.ly/daruratpandemi

Dalam unggahan twitnya di akun @zusuf, ia membagikan info terkait ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, informasi vaksinasi untuk sebagian wilayah Indonesia, pengisian tabung oksigen untuk wilayah Jabodetabek dan Bandung, info seputar swab antigen atau PCR, donor plasma konvalesen, seluk beluk mengenai isolasi mandiri, kontak ambulans, hingga aplikasi ponsel pintar untuk mencari tahu seputar COVID-19. Cukup lengkap bukan TemanBaik?

Dalam kondisi darurat seperti ini, nyatanya masih banyak kebaikan-kebaikan yang bisa kita kontribusikan untuk bersama-sama menghadapi COVID-19. Sekali lagi, untuk mengingatkan, kamu bisa mengontak @sisibaik.corp untuk informasi terkait distribusi suplemen bagi saudara kita yang sedang berjuang di rumah masing-masing. Panjang umur kebaikan dan aksi baik!

Foto: Istimewa/Dok. Sisi Baik


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler