Jerman Siap Bantu Bali Perkuat Penanggulangan Bencana

Denpasar - Pemerintah Jerman tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam penanggulangan kebencanaan. Hal ini dilakukan agar semakin memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang datang ke Bali.

“Kami siap bekerja sama dengan Bali agar destinasi pariwisata ini kian memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan, khususnya terkait penanganan kebencanaan,” kata Kepala Staf Crisis Response Centre, Penanggulangan Bencana Kementerian Luar Negeri Republik Federal Jerman, Tina Debenham lewat rilis yang diterima BeritaBaik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Bali Cok Ace menyampaikan bahwa sebagai daerah pariwisata dunia, kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana menjadi perhatian utama guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi para wisatawan.

Ia menambahkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah semata, namun diperlukan sinergitas semua komponen yang ada, termasuk masyarakat, pihak swasta, dan media dalam upaya menciptakan ketangguhan dalam menghadapi bencana.

“Kami secara rutin melakukan simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana, koordinasi dan komunikasi, serta edukasi kepada masyarakat dalam meminimalisir risiko akan kebencanaan gencar kami lakukan. Dengan demikian semua pihak paham akan apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana, dan diharapkan  dapat mengurangi resiko jatuhnya korban jiwa,“ imbuhnya.

Baca Ini Juga Yuk: Indonesia Dipercaya Transfer Teknologi Vaksin untuk Lembaga Dunia

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan ketangguhan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Secara rutin, BPBD Bali bekerjasama dengan stakeholder terkait melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana seperti gempa bumi dan tsunami. BPBD Bali juga telah menyiapkan skema evakuasi serta penanganan pasca bencana, seperti skema evakuasi wisatawan jika Bandara Ngurah Rai harus tutup karena erupsi Gunung Agung seperti beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, nantinya Pemprov Bali akan menyediakan transportasi darat untuk menuju bandara terdekat dan menyediakan fasilitas penginapan bagi para wisatawan. Hal tersebut akan didapatkan secara gratis.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas kesiapsiagaan, antara lain dengan menambah sirine peringatan dini tsunami, peningkatan kualitas para anggota dan relawan, serta yang terpenting membangun ketangguhan yang lebih kuat akan kebencanaan di tengah masyarakat, kami ingin mewujudkan Desa Tangguh Bencana baik di desa adat maupun desa dinas seluruh Bali, “ ujarnya. 


Foto: Humas Pemprov Bali

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler