Kementerian PUPR Bangun 5 Ruang Kelas di SDN 1 Gentong Pasuruan

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya telah menyelesaikan pembangunan lima ruang kelas belajar sementara (RKBS) di SDN 1 Gentong Kota Pasuruan. Hal ini dilakukan karena bangunan sekolah ambruk pada 5 November 2019. 

Pembangunan SDN 1 Gentong Kota Pasuruan ini dilakukan selama 30 hari dengan biaya sebesar Rp950 juta. RKBS yang dibangun, masing-masing memiliki luas 60,48 meter persegi. 

Selain itu, dibangun pula prasarana pendukung seperti ruang guru seluas 60,48 meter persegi dan dua toilet masing-masing seluas 1,5 meter persegi. RKBS difungsikan sebagai tempat belajar sementara bagi 386 murid SDN 1 Gentong Kota Pasuruan. 

Pekerjaan rehabilitasi sekolah dan madrasah dilakukan Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya. 

Dengan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar & Menengah.

Kepala Pusat PSPPOP Ditjen Cipta Karya Iwan Suprijanto mengatakan pengerjaan rehabilitasi sekolah dan madrasah dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada kondisi bangunan rusak yang sesuai dengan kriteria.

Sekolah dan madrasah yang menjadi prioritas untuk ditangani adalah yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Termasuk dalam kategori yang sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 126 Tahun 2017 tentang Penetapan Desa Prioritas Sasaran Pembangunan Desa, PDT dan Transmigrasi.

"Persiapan kegiatan pengembangan sarana prasarana pendidikan, olahraga, dan pasar tersebut dilakukan bukan hanya untuk kegiatan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2019 saja, tetapi juga mempersiapkan perencanaan pelaksanaan kegiatan hingga tahun 2020," ujar Iwan di laman pu.go.id

Dalam pelaksanaan rehabilitasi sekolah dan madrasah, Kementerian PUPR berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait, di antaranya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta Kementerian Agama.

Foto: pu.go.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler