Lukas Enembe, Stadion Termegah Kedua di Indonesia

Jayapura - TemanBaik, tahu enggak jika di Papua ada stadion yang begitu megah? Stadion ini bahkan disebut-sebut yang termegah kedua di Indonesia setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta.

Stadion ini bernama Stadion Lukas Enembe. Sebelumnya, tempat ini sempat dinamakan Stadion Papua Bangkit. Namun, nama Stadion Lukas Enembe kemudian disematkan jadi identitas barunya sejak diresmikan pada 23 Oktober 2020.

Nama Stadion Lukas Enembe ini tidak terlepas dari sosok Gubernur Papua Lukas Enembe yang dinilai punya jasa besar menjadian Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang bakal digelar tahun ini.

Stadion yang berlokasi di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua itu memiliki kapasitas lebih dari 40 ribu penonton. Hebatnya, seluruh fasilitas stadion telah berstandar internasional. Sehingga, stadion ini bisa dipakai untuk kegiatan olahraga sekelas Olimpiade.

Baca Ini Juga Yuk: Selesai Direvitalisasi, Begini Wajah Baru Alun-alun Majalengka

Mau tahu kenapa stadion ini bisa dibanggakan oleh Indonesia? Lapangan sepak bolanya telah mengikuti standar FIFA dengan sarana pendukung lainnya juga didatangkan langsung dari luar negeri. Jenis rumput yang digunakan di stadion adalah Zoysia Matrella (Linn) Merr atau rumput Manila yang lazim digunakan di stadion-stadion besar, salah satunya di SUGBK.

Lintasan atletik sintetis di Stadion Lukas Enembe juga bersertifikasi kelas 1 standar Federasi Atletik Internasional (IAAF). Arena atletik berkelas dunia itu dilengkapi pula dengan sebuah lapangan pemanasan.

Untuk pencahayaan, stadion ini menggunakan LED teknologi DMX dari Philips yang bisa mengikuti beat musik dengan kekuatan 1.800 lux. Tak hanya itu, scoring board perimeter atau papan skor digital yang terpasang di dua sisi tribun juga didatangkan dari Eropa. Begitu pula dengan 88 unit perangkat sistem audion yang didatangkan langsung dari Jepang. Secara keseluruhan, teknologi di stadion itu memang sudah sangat modern.

Strategis dan Megah
Lokasi stadion juga sangat strategis karena berada di jalan poros utama yang menghubungkan Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Akses menuju stadion juga mudah. Berjarak sekitar 8,9 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sentani, Stadion Lukas Enembe dapat ditempuh dalam 16 menit perjalanan saja jika menggunakan kendaraan roda empat.

Sementara itu, jarak Stadion Lukas Enembe dengan Rumah Sakit Yowari, juga terbilang dekat. Perjalanannya berjarak 15 kilometer itu bisa dicapai dalam waktu 20 menit. Groundbreaking stadion dilakukan Presiden Joko Widodo pada 2015 dan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero Tbk memulai pembangunan 2016 hingga tuntas pada Juni 2019. Pembangunan Stadion Lukas Enembe sendiri melibatkan sekitar 900 pekerja.

Pembiayaan pembangunan stadion itu berasal dari APBD Provinsi Papua senilai Rp1,3 triliun. Berdiri di atas lahan seluas 13 hektare itu, stadion dibangun dalam empat periode tahun anggaran. Dimulai pada 2016 dengan anggaran sebesar Rp228,6 miliar, tahun 2017 sebesar Rp447,2 miliar, tahun 2018 sebesar Rp879,3 miliar, serta pada 2019 telah sebesar Rp2,2 triliun.

Kini, Stadion Lukas Enembe diklaim sebagai stadion terbaik dan termegah kedua yang ada di Indonesia, setelah SUGBK. Sebab, selain didukung teknologi modern, bagian luar stadion juga dikelilingi ornamen fasad baja melengkung dengan menonjolkan ukiran khas Papua yang menambah kesan etnik pada stadion megah itu.

Dengan keunggulan tersebut, Stadion Lukas Enembe berhasil masuk sebagai salah satu Nominasi Stadion Terbaik Dunia 2019 yang diselenggarakan media daring asal Polandia, yaitu StadiumDB.com. Stadion ini bersaing dengan 21 stadion lainnya yang berasal dari 19 negara untuk menjadi yang terbaik. Namun, akhirnya juri menetapkan Japan National Stadium sebagai pemenang 'Stadium of the Year' 2019.

Masyarakat Papua sendiri sangat bangga atas kehadiran stadion di Provinsi Papua tersebut. Banyak yang berharap stadion ini tidak hanya digunakan untuk menyambut PON  XX. Tapi, dapat juga digunakan untuk aktivitas olahraga lainnya oleh masyarakat Papua. Sehingga, dengan kehadiran Stadion Lukas Enembe di Papua diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di provinsi tersebut.

Foto: Gusti Tanati (indonesia.go.id)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler