Burgreens, Kuliner Plant-Based Food di Bandung

Bandung - TemanBaik, pola hidup sehat menjadi hal yang mulai ramai digalakkan oleh beberapa orang. Mulai dari menjaga lingkungan, melakukan kebiasaan-kebiasaan baik seperti berolahraga, sampai menjaga pola makan. Nah, untuk yang terakhir disebut, di Bandung saat ini mulai banyak inovasi kuliner sehat. Salah satunya adalah di Burgreens Healthy Plant Based Food Eatery.

Beritabaik.id punya kesempatan berkunjung ke Burgreens yang bertempat di Jl. Cimanuk No. 6 Bandung. Berbeda dengan resto-resto pada umumnya, Burgreens punya konsep penyajian makanan plant-based food. Apa sih plant-based food itu?

Kepada Beritabaik.id, Marketing & Sales Executive Burgreens Maria Fransisca menyebutkan, plant-based food adalah makanan yang kandungannya tidak memiliki turunan dari hewan. Jadi, berbeda dengan vegetarian resto yang mana masih bisa kita jumpai menu makanan non daging namun masih berasal dari turunan hewan, seperti misalnya telur atau susu sapi.

"Memang kadang suka dianggap sama kayak vegetarian. Padahal sebetulnya beda sih ya dari jenis bahan baku untuk makanannya juga," ujar Maria.

Menariknya lagi, dalam pengelolaannya, Burgreens nyaris tak menghasilkan sampah sama sekali loh. Pasalnya, bahan baku untuk penyajian makanan di sini berasal dari tumbuhan yang diolah sendiri. Demikian juga dengan pengolahan limbahnya, yang langsung dikelola oleh Parongpong RAW Management, salah satu sistem manajemen sampah di Bandung yang punya banyak inovasi pengolahan sampah.

Jadi, semua sampah operasional di Burgreens nantinya akan diolah menjadi kompos melalui alat bernama kompong, lalu, kompos yang sudah jadi dibuat menjadi pupuk yang digunakan untuk perkebunan yang mana hasil panen kebunnya dijadikan bahan baku untuk menu makanan di Burgreens dan sampah dari menu makanan ini masuk lagi ke kompong. Siklus ini berputar hingga Burgreens menyebutkan dalam operasionalnya, mereka tak menghasilkan sampah. Wah menarik juga, ya!

Lalu, apa saja sih yang menjadi andalan di resto plant based food ini? Dilihat dari menunya, sajian kuliner di resto ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu makanan, minuman dan dessert, dan untuk segmen makanan, ada 3 jenis makanan yang bisa kamu coba yakni Asia, Barat dan lokal atau Greens Plant Based.

Untuk menu makanan asia, kamu bisa menjajal rendang vegan platter. Meski namanya rendang yang identik dengan daging sapi, namun tak ada kandungan hewani dalam menu ini. Beberapa bahan seperti protein kacang kedelai, jamur, dan bumbu-bumbu alami. Tekstur dan rasa dari vegan rendang platter ini dibentuk dari jamur agar ada sejenis serat.


                                                                                  Foto: dok. Instagram.com/burgreens

Sedangkan untuk menu makanan barat, kamu bisa menjajal burgreens steak dan mini trio. Pasalnya, dalam burgreens steak ini, kamu akan merasakan seperti makan steak daging, namun dengan komposisi berasal dari plant-based food atau tumbuhan. Dalam satu porsi burgreens steak, kandungan daging yang biasa dijumpai pada steak diganti oleh jamur, dan untuk menciptakan tekstur, maka diselipkan kandungan oats atau gandum. Selain itu, ada juga menu pasta atau lasagna dengan komposisi plant-based food. Adapun ada juga menu vegan ramen, yang mana menu mie-nya menggunakan bahan baku singkong.

"Semuanya di sini tuh udah glutten free, udah enggak ada pakai terigu. Karena kan beberapa orang ada yang memang enggak bisa makan kandungan tepung, ya. Jadi, tepungnya berasal dari tumbuhan, kayak singkong," beber Maria.

Sementara itu, ada juga menu greens atau farm to table atau sederhananya biasa disebut salad. Namun, Maria menyebutkan perbedaan salad di Burgreens ada pada dressing atau saus-nya. Ia menyebutkan, beberapa salad yang kandungannya sudah relatif lebih sehat, biasanya di dalam saus-nya terdapat kandungan yang justru memiliki kandungan yang justru bisa memicu berbagai macam penyakit.

Baca Ini Juga Yuk: Mi Gomak, Spageti ala Danau Toba

Sementara itu untuk minuman, kamu bisa menjajal es kopi yang di dalamnya sarat kandungan soya atau kacang kedelai. Ada juga infuse water, dan aneka menu jus. Perbedaan yang ditonjolkan Burgreens dalam penyajian jus-nya ada pada metode-nya yaitu cold-press juice. Hal itu dimaksudkan agar serat dalam buah-buahan tersebut tidak hilang.

Harga yang ditawarkan memang relatif lebih mahal. Secara umum, untuk menu makanan, dalam sekali makan kamu bisa merogoh kocek antara Rp.50.000 hingga Rp.150.000, sedangkan untuk menu minuman, kamu bisa merogoh kocek Rp.20.000 hingga Rp.70.000. Misalnya, sebut saja untuk menyantap menu andalan seperti vegan rendang platter, kita harus merogoh kocek Rp.69.000, belum lagi jika kita membeli satu porsi cold-press juice yang dibanderol Rp.45.000. Namun Maria menyebutkan, harga yang diatas rata-rata tersebut sebanding karena bahan yang disajikan pun organik, dan rasa yang ditawarkan pun menggugah selera TemanBaik tentunya. Selain itu, Maria menyarankan untuk kamu yang membeli makanan organik, baiknya langsung dihabiskan hari itu, sebab makanan organik bila diendapkan beberapa hari maka kualitasnya akan menurun.

Saat ini, Burgreens juga menelurkan dua produk baru, yakni burrito dan brownies. Hal ini mengacu pada kesukaan orang Bandung terhadap brownies. Berbeda dengan burrito yang memiliki harga relatif tinggi yaitu Rp.78.000, harga brownies di Burgreens hampir sama dengan brownies pada umumnya, yakni Rp.25.000.

"Tiap dua bulan sekali kita pasti ada menu baru. Buat saat ini, brownies cukup jadi primadona nih. Apalagi kan ini udah glutten free, tanpa tepung," ujar Maria.

Sebagai informasi tambahan, untuk TemanBaik yang juga sedang menjalankan konsep makan dengan plant-based food, di Burgreens ada juga katering sehat loh. Menariknya, tiap pengunjung yang ingin memesan katering ini akan diberikan sesi konsultasi agar menu kateringya tak salah asupan nutrisi.

Untuk harga kateringnya, kamu bisa memilih mulai dari harga Rp.350.000 hingga Rp.1.700.00 untuk satu minggu. Maria menyebutkan, beberapa pelanggan katering di Burgreens banyak yang menyantap menu pesanannya di Burgreens, biasanya untuk keperluan makan siang. Kendati demikian, ada pula yang minta diantar atau mode take away.

Wah menarik untuk dicoba ya, apalagi jika kita hendak memulai pola makan dengan plant-based food atau farm to table. Adakah diantara TemanBaik yang pernah mampir dan menjajal menu makan dan minuman di Burgreens? Lalu, apa makanan plant-based kesukaanmu?

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler