Sensasi Keliling Dunia dalam Kue Kering The Cookie Trip

Bandung - Inovasi kuliner unik datang dari The Cookie Trip. Enggak hanya menawarkan produk kue kering saja, mereka juga menghadirkan sensasi berkelana ke empat negara lewat produknya. Penasaran kan?

Didirikan oleh tiga sekawan, Michelle, Virjianna Gunarian, Kathleen Kazteny Indrawan, The Cookie Trip mulai menghadirkan kuliner tematik ini sejak akhir 2019. Mereka menyebut kesukaan terhadap dunia travelling dan kuliner yang jadi inspirasi produk ini. Selain itu, produk kue kering dipilih karena dianggap lebih tahan lama.

Ada empat jenis kue kering yang bisa kamu dapatkan di The Cookie Trip. Keempat menu ini disesuaikan dengan tema negara asal kue kering tersebut. Pertama ada 'Chocolate Chip Cookies' dari Amerika Serikat, 'Jam Thumbprint' dari Swedia, 'Almond Token' dari Macau, dan 'Almond Biscotti' dari Italia. Uniknya, enggak hanya kue saja, di dalam paket penjualan, kamu juga mendapatkan berbagai pernak pernik mulai dari replika tiket pesawat, voucher hotel, kunci hotel, kartu pos, dan masih banyak lagi. Intinya, kamu berasa sedang traveling ke sana.

"Kita bikin The Cookie Trip ini karena kita hobi traveling dan kuliner. Terus kita juga pernah mengunjungi keempat negara tersebut. Dan kita juga bikin paket cookies beserta pernak-pernik biar pembeli juga ngerasain sensasi travelling-nya,” ujar Michelle, salah satu pemilik The Cookie Trip.


Mereka juga mempelajari filosofi di balik keempat produknya. Seperti misalnya saat membuat 'Almond Biscotti', yang terinspirasi kue dari Italia. Virji yang merupakan desainer produk di The Cookie Trip menjelaskan kalau kue kering dulunya merupakan teman berkelana orang-orang Romawi. Kue kering tersebut punya tekstur renyah. Berkaca pada cerita itu, mereka menghadirkan kembali kue kering dengan karakter yang sama ke dalam Almond Biscotti.

Baca Ini Juga Yuk: 'Fruit Stripe', Olahan Buah Praktis yang Tetap Sehat

Pada produk yang lain juga mereka mengambil konsep cerita yang sama. Seperti misalnya 'Chocolate Chip Cookies' yang terinspirasi dari negara pertama yang mempopulerkan jenis kue kering ini, yaitu Amerika Serikat. Lalu ada 'Almod Token' dari Macau, yang mana kue jenis kacang-kacangan ini konon cukup populer di sana, serta Jam Thumbprint yang mengadopsi konsep rasa dari kue-kue di Swedia.

"Swedia itu terkenal dengan karakter vanilla yang dicampur asam dari stroberi dan buah-buahan gitu," kata Virji.

Meski menggunakan tema mancanegara, namun bahan baku yang digunakan tetaplah berasal dari Indonesia. Bahkan, mereka menyebut telah menyesuaikan rasa dari kue tersebut agar relatif cocok dengan lidah orang Indonesia. Harga untuk keempat produknya adalah masing-masing Rp80 ribu.


Menariknya, dari harga tersebut kamu bisa memilih paket perjalanan. Misalnya, kamu hendak membeli 4 tema kue nih, nantinya kamu akan mendapat 4 jenis kue beserta pernak-pernik perjalanan dari keempat destinasi tersebut. Pernak-pernik tersebut tentu jadi salah satu benda koleksi yang bisa kamu simpan sebagai kenang-kenangan.

Lebih lanjut lagi, tiga orang di balik hadirnya The Cookie Trip berharap ke depannya ia bisa bekerjasama dengan banyak pihak karena ia ingin menciptakan produk kuliner bertema Indonesia. Dengan kolaborasi dan merangkul banyak pihak, bukan mustahil tematik kuliner yang disajikan The Cookie Trip juga bakal mengangkat wilayah-wilayah lokal.

"Itu jadi harapan kita banget sih. Tapi kan memang saat ini kita juga baru banget memulainya. Jadi penjajakan kerjasama dengan beberapa temen-temen UMKM juga perlu dilakukan sih rasanya," ujar Kathleen, dan diamini kedua temannya itu.

TemanBaik, saat ini kamu baru bisa memesan produk The Cookie Trip via akun Instagram mereka yaitu @thecookietrip. Oh ya, selain untuk diri sendiri, kamu bisa juga memesan kartu ucapan dalam pesananmu apabila kamu memesan paket kue kering ini untuk orang-orang terdekatmu. Selamat merasakan sensasi keliling dunia bersama The Cookie Trip!

Foto: dok The Cookies Trip/Instagram.com/@thecookietrip

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler