Menjajal Kudapan Khas Jerman Milik Pemain Persib Bandung

Bandung - TemanBaik, pemain Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan punya usaha baru nih di luar dunia sepak bola. Ia merintis bisnis 'Kim's Backstube German Bakery & Sandwich'.

Berlokasi di area Sultown di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kim's Backstube menghadirkan kudapan khas Jerman berupa roti dan kue. Roti di sini juga bisa dibuat menjadi sandwich dengan topping yang sesuai selera.

Roti dan kue di sini memiliki dua varian, yaitu asin dan manis. Jadi, bagi yang suka manis atau asin, kamu bisa pilih sesuai selera ya.

Secara keseluruhan, ada 30-an jenis roti dan kue yang disajikan. Namun, enggak semuanya khas Jerman, ada juga jenis roti atau kue yang sudah dikenal publik dan rasa yang bersahabat bagi lidah orang Indonesia, misalnya cinnamon roll.

Apa sih yang khas dari kudapan khas Jerman? Di antaranya ada brezel, cherry nut cream, dan nut bun. Salah satu yang jadi jagoan di sini ada brezel. Ini merupakan favorit Kim saat tinggal di Jerman.

"Brezel ini jadi andalan, ini khas Jerman. Setiap hari waktu di Jerman saya makan itu kalau sarapan," kata Kim, Minggu (15/11/2020).



Untuk bahan bakunya, semua berasal dari Indonesia alias lokal loh. Namun, soal rasa, ia menjamin rasanya khas Jerman banget. Begitu juga dengan kue atau roti lainnya yang bakal memanjakan lidah.

Baca Ini Juga Yuk: Kopi Chuseyo, Tempat Ngopi Cantik buat Para KPopers Bandung

Soal harga juga cukup terjangkau. Untuk menikmati kudapan khas Jerman dan lainnya di sini, harganya berkisar Rp15 ribu hingga Rp30 ribuan.

Sajian Khas Manado hingga Jamu
Selain kudapan khas Jerman, keunikan lain dari usaha baru Kim ini adalah sajian makanan khas Manado, di antaranya ayam woku kuning dan ayam tinorangsak. Makanan Manado ini ada di salah satu titik di lokasi.

Makanan Manado ini akan memanjakan para penggemar makanan pedas. Namun, ada juga kok makanan lain yang enggak pedas.

Dihadirkannya makanan Manado ini menjadi penegas identitas sang istri, Elisa Novia, yang berasal dari Manado. Di saat yang sama, tempat ini memperlihatkan Kim yang merupakan keturunan Jerman.



Singkatnya, tempat ini merupakan representasi cinta dan daerah asal Kim dan Novia, yaitu Jerman dan Manado. Keduanya ingin menghadirkan rasa enak dari kuliner khas masing-masing tempat asal kepada pengunjung.

Masih belum cukup, di area yang sama juga ada sajian lain, yaitu jamu dan teh. Ini adalah minuman kegemaran Kim. Ada yang baru tahu pria blesteran Jerman ini ternyata menyukai jamu?

Kim ternyata menyukai jamu sejak hijrah dari Jerman ke Indonesia pada 2010. Saat itu, Kim berkarier di Persema Malang. Di Malang ia kemudian mengenal jamu yang dirasa enak dan berguna untuk tubuh.

"Aku ini pecinta jamu. Tapi biasanya susah nyarinya, yang jual biasanya nenek-nenek (penjual jamu gendong), selain itu biasanya ada di hotel. Selain di tempat itu susah dapatnya," ungkap Kim.

Hal itu menginspirasinya untuk menghadirkan jamu dan membuatnya menjadi kelas kafe. Rasa cinta pada jamu mendorongnya untuk berbisnis sekaligus melestarikan minuman tradisional khas Indonesia tersebut.

Sedangkan teh disajikan di sana juga karena merupakan minuman favoritnya. Karena itu, teh sengaja dihadirkan karena ia menyukainya. "Aku penyuka teh, aku enggak terlalu suka kopi," tutur Kim.

Menarik banget deh tempat ini untuk dikunjungi. Sebab, di satu tempat, kamu bisa menemukan varian kuliner yang unik berupa roti dan kue khas Jerman, makanan berat ala Manado, hingga minuman sehat berupa jamu dan teh.

Masih belum cukup loh, TemanBaik. Di area Sultown ini juga ada clothing milik Kim yang bernuansa sepak bola dan barbershop. Kedua usaha lebih 'senior' dibanding tiga bisnis baru Kim di sana.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler