SUPERFINE Rilis Video Musik ‘Rabbit Hole’

Bandung - Grup musik asal Bandung SUPERFINE belum lama ini merilis video musik untuk lagu mereka yang berjudul ‘Rabbit Hole’. Lagu ‘Rabbit Hole’ sendiri merupakan lagu yang terinspirasi dari sebuah kondisi gangguan kejiwaan yang berdampak pada kesehatan fisik dan jiwa pada manusia yang sering disepelekan, atau dalam konteks ini adalah ‘depresi’.

Band yang beranggotakan Nancy Christ’ (vokal), Tiar Renas (gitar), dan Ghushni Ibrahim (gitar) menggandeng dan mempercayakan penuh hasil akhir visual video musik ‘Rabbit Hole’ kepada kolektif film yang bernama Gerombolan Struzzo. Adapun sajian visual tersebut diarahkan oleh penulis sekaligus director Roufy Nasution.  

“Secara alamiah ‘Rabbit Hole’ dimaknai ke dalam dua bentuk. Bentuk pertama adalah tempat yang belum bisa dilihat oleh makhluk hidup dan bentuk tersebut adalah tempat yang mempunyai arti kebahagiaan atau hal-hal yang menyenangkan lainnya. Sedangkan bentuk kedua adalah sebuah tempat yang bisa dirasakan oleh seluruh makhluk hidup dan bisa dipakai untuk berlindung dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Roufy Nasution, menjelaskan latar cerita.

Sementara itu, SUPERFINE dan Gerombolan Struzzo menunjuk performing artist, Al Imran Karim dan Maria Kristina sebagai model video musik ‘Rabbit Model’. Al Imran Karim sendiri berperan sebagai ‘Unborn Man’, sedangkan Maria Kristina berperan sebagai ‘Earth Woman’. Di luar itu, video musik ini juga melibatkan pelbagai kerja kolektif dari berbagai lintas disiplin, sebut saja Magentalangit (Lighting Artist), Self Original Toy (SOToy) (Toys), dan lain-lain.

Baca Ini Juga Yuk: T.A.N.K, Band Pendatang Baru yang Berisi Nama-nama Terkenal

Lebih lanjut, Tiar Renas, sang gitaris menjelaskan bahwa apa yang mereka pikiran sejak awal pada akhirnya bukan lagi ada pada titik se-esensial atau sedalam apa mereka-mereka yang terlibat dalam video klip ini menerjemahkan isi dan makna lagu ‘Rabbit Hole’. Sebab, lebih dari itu ada hal yang jauh lebih penting.

“Ada hal yang jauh lebih penting, terutama untuk kami rayakan; yakni sebuah perayaan kebahagiaan dalam konteks yang paradoksal, atau pun sebaliknya. Satu catatan penting lain, ragam dekonstruksi, diskursus hingga kolaborasi yang terjalin justru menjadi hal yang paling menarik dan selalu kami syukuri atas apapun yang terjadi terhadap karya-karya kami, termasuk musik video ‘Rabbit Hole’,” bebernya panjang lebar.

Selanjutnya, sang vokalis, Nancy mengatakan bahwa melalui lagu ‘Rabbit Hole’ ia ingin menyiratkan pesan untuk tidak menyepelekan depresi.  

“Bila kita terlanjur terjatuh di dalamnya (sengaja atau tidak sengaja), nikmatilah dan habitati. Jadikanlah itu kekuatan lalu ‘matilah’,  dan lahirlah kembali,” ujarnya.

Penggarapan lagu ‘Rabbit Hole’ juga turut melibatkan banyak musikus, di antaranta Arbi Wardani (drum), Tobieng Halim (bas), dan Rizal Zachri (piano, synth). Sedangkan untuk proses rekamannya, dikerjakan di Escape Studios (Bandung), Infinite Labs (Bandung), dan Gladiresik Music Lab (Jakarta). Untuk mixing diserahkan kepada Cil Satriawan, sementara mastering-nya dilakukan oleh Avedis Mutter (Aftercoma) yang merupakan anak dari Richard Mutter.

Selain bisa menyaksikan video musik ‘Rabbit Hole’, kamu juga bisa mendengarkan mini album dengan judul yang sama melalui berbagai platform musik digital, seperti iTunes, Spotify, Joox, dan lain-lain.


Foto: Dok. SUPERFINE/Harris Ferdiana

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler