Synchronize Fest 2019 Usung Pagelaran Musik Peduli Lingkungan

Bandung - Festival musik muti-genre Synchronize Fest kembali digelar di tahun 2019 ini. Pada Selasa (24/04/2019), acara besutan Demajors dan Dyandra Promosindo baru saja mengumumkan 41 penampil terbaru pada pengumuman line up fase kedua.  Tahun ini, Synchronize Fest bakal digelar pada 5-7 Oktober 2019 di Gambir Expo Kemayoran Jakarta.

Sebelumnya, Synchronize Fest telah mengumumkan beberapa nama terpilih di fase pertama. Pada penyelenggaraan tahun ini, Synchronize Festival rupanya memiliki tema khusus yang bertajuk “Memanusiakan Alam, Mengalamikan Manusia”. Tema ini dipilih karena berkaitan dengan harmonisasi antara manusia dengan lingkungan sekitarnya. Juga ingin menumbuhkan pergerakan massa terhadap perubahan lingkungan.  

Walau masih lama digelar, tapi penjualan tiket pre-sale Synchronize Fest 2019 pun laku keras. Tercatat sudah lebih dari 7.000 tiket yang ludes terjual. Kiki Aulia Ucup selaku Program Director Synchronize Festival mengatakan bahwa acara yang digelarnya memiliki identitas tersendiri dibandingkan event lain dalam proses kurasi dan eksplorasi para penampilnya.

“Selalu ada saja kejutan tak terduga yang bakal ditampilkan dan membuat para calon penonton wajib datang ke perhelatan ini. Sebab, perjalanan musik Indonesia harus ter-capture di Synchronize Festival,” jelasnya.

Adapun beberapa nama populer yang sudah bisa dipastikan akan tampil pada Oktober mendatang di antaranya Gigi, Glenn Fredly, Monita Tahaleaa, Superglad, Tipe-X, hingga Kahitna.

Ciptakan Gerakan Peduli Lingkungan

Pada gelarannya kali ini, pihak Synchronize Fest juga akan melakukan gerakan peduli sosial dan lingkungan loh. Seperti apa bentuknya?

Nantinya selama acara berlangsung pihak penyelenggara akan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai untuk makanan dan minuman bagi seluruh tim panitia. Lalu, akan disediakan juga water station bagi yang membawa tumbler agar mereka tidak lagi menggunakan botol plastik.

Tak hanya itu saja, Synchronize Fest juga akan berkontribusi dalam mengurangi timbulan sampah dengan menerapkan prosedur Less Waste Event yang secara resmi telah diresmikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Pedoman Pengelolaan Sampah Pada Pelaksanaan Acara.

Adapun aksi nyata tersebut di antaranya menyediakan wadah sampah terpilih di area festival, membuka ruang kerja sama komunitas  yang bisa memanfaatkan barang bekas pakai, mengolah sampah organic menjadi kompos, hingga membuka Synchronize Recycle Station, dimana nantinya penontong yang datang bisa terlibat aktif dalam mengelola sampahnya selama festival berlangsung.


Foto: Dok. Synchronize Festival

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler