Balaruna Kolaborasi dengan Seniman & Musisi di 'Idi Ardh Grumma'

Bandung - Grup musik asal Kota Bandung, Balaruna bakal menggelar pertujukan bernama 'Idi Ardh Grumma'. Kira-kira apa ya arti dari nama pertunjukan ini? 'Idi Ardh Grumma' diambil dari penggabungan beberapa kata. Dalam Bahasa Lemurian, Idi berarti 'memohon izin'. Sementara Ardh Grumma berarti 'planet bumi'.

Etika memohon izin pada apapun ketika hendak melakukan sesuatu membentuk sebuah sudut pandang moral yang baik dalam berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia. Pertunjukan ini digelar untuk merenspons hal tersebut.

Tajuk 'Idi Ardh Grumma' juga diambil dari salah satu judul karya pertama Balaruna sebagai bentuk rasa syukur kepada planet bumi dan seluruh makhluk yang hidup diberbagai lapisan dimensi.

Balaruna sendiri adalah grup musik yang terbentuk sejak April 2017 oleh Dani Veryana, Bintang Manira dan Harry Koi. Balaruna berhasil mencuri perhatian karena menyuguhkan aliran musik meditasi menggunakan alat musik handpan.

Handpan adalah alat musik asal Swiss yang menyerupai piringan UFO. Permukaannya mirip gong dengan tujuh cekungan yang berbeda ukuran. Pada bagian tengahnya ada tonjolan setengah lingkaran.

Dalam pertunjukan ini, Balaruna akan berkolaborasi dengan beberapa seniman dan musisi muda lainnya. Antara lain adalah Gilang Anom 'Orcy World', Tarawangsa Welas, Missha Baron, Gatot Gunawan, Yadi Musholih.

TemanBaik mau datang? Acara ini akan dihelat pada hari Selasa tanggal 10 September 2019, bertempat di Nu Art Sculpture Park, Jalan Setraduta Raya Blok L6, Ciwaruga, Parongpong, Bandung. Acara yang dimulai dari pukul 14.30 sampai pukul 17.00 ini gratis loh. Ajak teman-teman untuk datang, yuk TemanBaik!

Foto: dokumentasi Balaruna 

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler