Ini Dia Nenden Sinthawati, Penyanyi Jazz Netra yang Inspiratif

Bandung - Panggung The Papandayan Jazz Festival 2019 yang digelar kamis lalu, seketika menjadi riuh dan gemuruh tepuk tangan selepas Nenden Sinthawati bernyanyi.

Soal kemampuan vokal, penyanyi yang merupakan teman netra ini memang enggak bisa diremehkan loh. Saat melantunkan lagu jazz, ia sanggup menghipnotis penonton dengan kelihaiannya menjangkau nada-nada tinggi. Super keren deh TemanBaik!

Di Indonesia, nama Nenden memang tak sepopuler penyanyi lain yang tak menyandang disabilitas. Tapi ada yang jauh lebih penting loh buatnya, yakni tekad dan bermanfaat buat orang banyak.

"Saya memang netra tapi enggak mau menjual Cinderella story untuk membuat orang lain memelas. Seperti di panggung tadi malam, saya memang pengin diapresiasi karena kemampuan dan potensi. Kedudukannya sama dengan mereka yang non disabilitas," ujar Nenden kepada BeritaBaik, Jumat (4/10/2019).

Juara pertama ajang Cipta Pesona Bintang 1995 ini bercerita, dunia musik bukan ranah baru bagi Nenden. Sejak berusia 2 tahun, orangtuanya telah menemukan bakat hebat itu, meski ia terlahir dengan keterbatasan penglihatan.

Sejak saat itu, Nenden kerap didukung keluarga untuk berkiprah di dunia musik dan seni vokal. Ia pun kerap menjadi langganan juara di setiap ajang kompetisi bakat bernyanyi. Lewat talenta ini juga loh, Nenden sempat melakukan tur di Eropa beberapa tahun lalu.

"Kalau sekarang sih lebih sering tur dengan Salamander Bigband, bikin lagu, berkolaborasi dengan banyak artis, direct vocal di studio untuk beberapa penyanyi sampai menggarap jingle iklan juga saya jalani sejak lama," tambahnya.


Soal kemampuannya membuat lagu, cewek yang satu mengaku sudah tak bisa dihitung lagi loh karyanya. Bahkan ia juga sempat membuatkan salah satu single buat penyanyi Judika. 

Baginya berkesenian di balik panggung juga punya tantangan tersendiri nih, TemanBaik. Jadi selain mengikuti tur bersama Salamander, ia juga mengisi kesehariannya dengan mengajar vokal di beberapa tempat hingga membuat lagu.

"Idealisme bermusik saya memang ada di jazz. Karena di sana saya diberi ruang untuk berimprovisasi. Tapi sebagai seniman saya memang dituntut untuk menguasai semua genre musik, mau pop, dangdut, melayu, jazz memang butuh penjiwaaan yang baik," katanya.

Lebih dari 30 tahun berkiprah di dunia musik, penyanyi berusia 42 tahun ini tentu sudah kaya pengalaman. Namun soal menginspirasi, sampai saat ini Nenden mengakui masih banyak mimpi dan harapan untuk mengajak teman disabilitas lebih berani mengembangkan kemampuannya.

"Saya sih selalu pengin menginspirasi teman netra dan disabilitas untuk lebih berani dan percaya diri menujukkan kemampuannya di segala bidang. Di sisi lain juga pengin mengajak masyarakat untuk melihat disabilitas itu tanpa stigma. Jadi lewat karya saya pengin membuktikannya kalau kita bisa mandiri," pungkasnya. 

Foto: Dini Yustiani/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler