Harlan Boer dan Keterbatasan dalam Album Ganda 'Fidelitas Cinta'

Jakarta - Pemusik dan penulis lagu "free pop" Harlan Boer merilis album ganda bertajuk 'Fidelitas Cinta'. Album ini dirilis dalam format mixtape daring yang bisa kamu nikmati mulai Senin (8/6/2020).

Secara umum, pesan yang coba Harlan sampaikan dalam 'Fidelitas Cinta' yaitu tentang adaptasi manusia di era pandemi. Adaptasi yang dimaksud meliputi jarak dan pertemuan, pekerjaan yang hilang, siasat bertahan hidup, hiburan pada masa pandemi, juga merancang pola ke depan.

Ia mengusung konsep musik pop, post-punk, anti-folk, hiphop, down-tempo, dangdut, free jazz, hingga avant-garde, yang kesemuanya bersuara lo-fi.

Melalui keterangan resminya, Harlan menyebut album ini tidak hanya bicara tentang dirinya, melainkan dilebur juga dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Beberapa dengan kata-kata, beberapa dengan instrumen. Secara musikal, penggarapan album ini dipengaruhi oleh nuansa band-band seperti The Cure, Talking Heads, Beastie Boys, The Undertones, Daniel Johnston, Bob Dylan, Koes Plus, dan Rhoma Irama. Seluruh trek dikomposisi pada Mei 2020, kecuali lagu Batu Ambulan, yang dikomposisi pada September 2019 silam.

Ia juga menerangkan bahwa album ini sepenuhnya dikerjakan di rumah dengan segala keterbatasannya. Keterbatasan yang dimaksud dimulai dari persiapan komposisi yang memanfaatkan ketersediaan peralatan musik di rumah.

"Saya hanya menggunakan beberapa alat musik yang ada di rumah: Gitar istri saya, harmonika yang dikasih teman saya, drum machine Roland keluaran 1987 yang sekitar dua tahun ini dipinjamkan oleh teman saya bersama adaptor yang agak menghasilkan noise, dicolok ke ampli bas Cort, glockenspiel, Casio SA-5, tamborin dan baby tamborin yang sudah agak rusak," ungkap Harlan.

Tak berhenti di situ, dalam proses rekamannya, Harlan tidak menggunakan software untuk merekam di laptop, juga tanpa mikrofon yang layak. Ia merekam seluruh trek secara langsung dengan handphone yang ia miliki. Merekam seorang diri dengan ponsel tentu memberi konsekuensi batasan pada rancangan aransemen musiknya.



Baca Ini Juga Yuk: Down For Life Sambut Kenormalan Baru dengan 'Apokaliptika'

Merekam lagu dengan ponsel tentu memiliki konsekuensi antara lain banyaknya suara bising (noise) dan terbatasnya eksplorasi pada proses olah-suara. Terlebih, ia menceritakan kondisi rumahnya yang membuatnya tak terlalu bisa leluasa mengeksplorasi bunyi.

Harlan mengaku, dirinya adalah seorang penyanyi yang tak pandai bernyanyi. Sekalipun menyandang titel multi instrumentalis, ia tetap mengaku dirinya tak mahir memainkan instrumen.

Oleh karenanya, pendekatan karya musik Harlan seringkali sangat mengedepankan ekspresi, momentum, dan rasa dibanding keahlian memainkan alat. Banyak momen penting yang ia lewati selama penggarapan album ini. Misalnya, anak Harlan yang tiba-tiba masuk ke kamar dan mengajaknya ngobrol di sela-sela proses pembuatan album.

"Pernah pas hujan lebat, jadi sekalian saja saya rekaman sebuah lagu, supaya suara hujan masuk ke dalam rekaman," kenangnya.

Uniknya, album ganda ini dirilis dalam format mixtape daring yang berawal dari ajakan VJ>Play untuk salah satu sesi di play.visualjalanan.org.

"Alasannya karena saya tidak biasa menyimpan lagu di komputer, kecuali master album-album saya sebelumnya. Jadi saya pikir, rekam saja lagu-lagu baru. Jadinya sekalian merilis album baru," tutup Harlan.

Tentang Harlan Boer
Harlan sendiri sebagai pemusik pernah tergabung dalam kelompok musik Room V sebagai pemain bas, mengisi instrumen kibor  di The Upstairs, dan juga vokalis C’mon Lennon. Selain itu, ia turut menjadi produser album Efek Rumah Kaca, Bangkutaman, Aubrey Fanani, dan sejumlah rilisan lainnya. Rilisan Harlan sebagai singer-songwriter sebelum album ganda 'Fidelitas Cinta' berupa dua single, empat mini album, satu split album, dan dua album penuh. Saat ini, ia juga menjalankan proyek musik mini album bersama Bangkutaman dengan nama DAM DAM POP!

TemanBaik, album ganda 'Fidelitas Cinta' sudah bisa kamu nikmati mulai Senin, 8 Juni 2020, melalui tautan play.visualjalanan.org/fidelitas-cinta/. Jangan sampai terlewat, ya!

Foto: dok. Visual Jalanan


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler