Menangkap Fenomena Internet dalam Album Baru Petra Sihombing

Jakarta - Petra Sihombing, solois pria yang telah cukup lama berkarir di dunia musik Indonesia akhirnya merilis album terbarunya. Kabar album terbaru Petra memang bukan hal yang baru dan mengejutkan, pasalnya ia telah merilis lagu setiap tanggal 23 sejak Januari 2020. Kumpulan lagu yang telah rilis satu per satu setiap bulan tersebut akhirnya dikumpulkan dan jadilah album berjudul 'Semenjak Internet'.

Album Petra terbaru ini memang tergolong unik. Petra tak meninggalkan gaya musik yang melambungkan namanya dahulu, dan Petra sekarang lebih mengekspresikan dirinya sendiri di setiap lagunya. Sesuai judulnya, Petra menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan internet dan era digital di dalam hidupnya. Bagaimana fenomena internet hingga media sosial seperti sekarang dapat memengaruhi hidupnya.

Beritabaik.id berkesempatan untuk hadir di dalam konferensi pers daring yang diadakan oleh Petra pada Jumat (23/10). Pada konferensi pers tersebut, Petra bercerita tentang bagaimana terbentuknya album ini dan alasan banyak musisi lain yang ikut berkolaborasi di dalamnya.


Total ada kurang lebih 10 kolaborator yang turut membantu Petra merampungkan album ini. Nama-nama seperti Sal Priadi, Hindia, Teddy Adhitya, Sheryl Sheinafia hingga David Bayu menorehkan namanya dalam penulisan lagu di 'Semenjak Internet'.

Baca Ini Juga Yuk: Manner House Rilis Single Ketiga Bertajuk 'Twisted Acolyte'

Petra bercerita tentang perasaannya ketika melihat lagu yang ia rilis satu persatu di setiap bulan akhirnya rampung. Bagi Petra, ini adalah proyek terbesar yang pernah ia buat di dalam hidupnya.

"Lega banget sih, ini mungkin proyek terbesar yang pernah gua buat seumur hidup gua, dan gua sangat merasa beruntung ada orang-orang yang membantu gua di sebelah gua di samping gua, dan kalo enggak ada mereka kayaknya enggak akan ada album ini dan pertunjukan ini juga," ungkap Petra.

Meski sebenarnya lagu yang ada telah rampung sejak lama, tapi Petra merasa di setiap perilisan lagu tersebut memberikan pengalaman yang berbeda-beda. Ia pasti mengingat bagaimana proses dan bantuan dari berbagai orang di sekitarnya ketika memproduksi lagu-lagu tersebut.

Selama perilisan masing-masing lagu tersebut, Petra juga merilis konten podcast (siniar) untuk menceritakan cerita dan makna dari masing-masing lagu yang ia rilis. Jadi para pendengar lagu Petra dapat lebih memahami apa yang dimaksud dan apa yang ingin disampaikan di masing-masing lagu tersebut.


Sal Priadi juga turut hadir dalam konferensi pers tersebut. Sal, sebagai tetangga rumah Petra menceritakan bagaimana awalnya ia diajak menjadi salah satu kolaborator dalam album 'Semenjak Internet' ini. Ketika Petra bercerita ingin membuat album bertemakan internet, Sal langsung tertarik dan ikut bergabung dalam proyek ini.

"Tuh pikiran gue udah kayak 'waduh ini orang mau ngomongin apa nih' gua udah heboh sendiri gitu, terus gua cari-cari lah tema, ternyata pas banget gua lagi baca buku dan yang kaya tadi diceritain Petra, akhirnya gua coba-coba di gitar, gua bikin-bikin, terus udah jadi gua rekam di voice note terus gua kirim Petra," ujar Sal.

Banyaknya kolaborator dalam album ini memang menjadi sorotan, tapi nyatanya Petra tak memiliki kriteria khusus dalam memilih para kolaborator. Hal yang pasti, Petra cukup merasa suka dengan figurnya atau karyanya. Meski tak memiliki kriteria khusus, lihat hasil karya para kolaborator ini yang akhirnya merilis album yang sangat cocok dengan Petra.

"Sebenarnya feeling aja sih, gua enggak ada kriteria yang pasti, tapi yang pasti gua harus suka sama figurnya atau karyanya, jadi bener-bener no preferences, ada yang gua kenal ada yang gua enggak kenal, tapi intinya kayak kalo feeling gua tepat biasanya benar, dan untungnya dari sepuluh yang gua pilih dan mereka setuju, semuanya benar, menurut gua ya," jelas Petra.

Album ini berisi 12 lagu yang membingkai fenomena yang dekat dengan kita, yaitu teknologi digital. Di beberapa lagu seperti 'Canggih', 'Cerita Kita Milik Semua', dan 'Biji' dapat menjadi rekomendasi untuk didengarkan. Selain musiknya, lirik yang dihadirkan Petra sangat menggambarkan fenomena di zaman sekarang, terutama perkembangan teknologi dan juga media sosial.

'Semenjak Internet' sudah dapat didengarkan di berbagai layanan musik digital.  Untuk merayakan rilisnya album ini, Petra juga mengadakan konser virtual bertajuk 'Semenjak Pandemi' yang akan ditayangkan di YouTube pada Sabtu, (7/11). Bagi TemanBaik yang sudah merindukan karya Petra, silakan dengarkan langsung album 'Semenjak Internet' dan coba artikan sendiri makna di setiap lagunya. Kalau masih kurang, tunggu konser virtual Petra yang nanti juga akan menghadirkan para kolaborator di dalam album tersebut. Selamat menikmati, TemanBaik!

Foto: dok. Petra Sihombing

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler