'Angklung Pride 10', Kolaborasi Angklung dengan Musisi Independen

Bandung - Memperingati 10 tahun ditetapkannya angklung sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO, Saung Angklung Udjo menggelar acara 'Angklung Pride 10'. Pagelaran ini menampilkan kolaborasi antara angklung dan musisi independen Bandung.

Dibuka pada Sabtu (14/11/2020), Angklung Pride 10 berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 14, 15, dan 16 November 2020. Beritabaik.id berkesempatan mengunjungi pagelaran ini pada hari kedua, Minggu (15/11/2020). Dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu, pihak Saung Angklung Udjo menyebut Angklung Pride ke10, kali ini bertemakan 'ti bihari ka kiwari' yang artinya dari tempo dulu, sampai sekarang.

Hal tersebut berarti angklung dimasa dulu (bihari) merupakan wujud kearifan lokal masyarakat sunda yang saat ini (kiwari) banyak dimainkan oleh para musisi dengan berbagai latar belakang musik dalam kolaborasi seperti orkestra, yang mengkombinasikan alat musik angklung dengan alat musik modern.

Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB dengan menyajikan terlebih dulu sesi diskusi bersama seniman Ari Marifat, yang aktif sebagai salah satu produser musik di Kota Bandung. Diskusi seni tersebut menyajikan topik pembahasan mengenai kegiatan berkesenian antara lain bermusik. Ari membeberkan beberapa hal yang idealnya perlu dilakukan oleh kawula muda yang sungguh-sungguh ingin berkarya di bidang seni, khususnya musik.



Baca Ini Juga Yuk: 'Puncak Janggal', Album Kedua yang Meriah dari LAZE

Setelah itu, barulah penonton yang hadir disuguhi ragam pertunjukan musik kolaborasi. Sejumlah musisi independen Bandung memeriahkan acara tersebut mulai dari Bohemians, Story of Lea, Modjodjuana, dan Nissan Fortz. Mereka tampil membawakan lagu-lagu mereka dengan balutan angklung sebagai instrumen pelengkap.

Kendati ada anggapan dari berbagai kalangan kalau pertunjukan musik dengan sajian kolaborasi tradisional-moderen biasanya akan "mengorbankan" musik tradisional karena hanya dianggap "menempel" alias numpang nada saja, namun pertunjukan yang tersaji di 'Angklung Pride 10' nampak jauh dari kesan tersebut.

Bohemians, yang tampil perdana pada gelaran hari kedua ini membawakan dua lagu yang belum dirilis secara resmi oleh mereka. Pada lagu ketiga, band asal Bandung ini membawakan lagu 'Borderline' yang diambil dari album 'Euphemism' yang telah dirilis pada 2018 silam dengan perpaduan angklung di dalamnya.

"Senang sekali bisa hadir di antara temen-temen yang ada di sini. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan makin banyak lagi acara pertunjukan seperti ini," sapa Lucky, vokalis Bohemians di tengah-tengah penampilannya.

Setelahnya, ada Story of Lea, yang tampil membawakan ulang lagu 'Creep' dari Radiohead lalu berkolaborasi dengan Saung Angklung Udjo dengan membawakan lagu daerah 'Panon Hideung'. Perpaduan menarik disajikan pada lagu ini. Ada sentuhan pop dan folk, sekaligus unsur jaz pada aransemen musiknya. Instrumen angklung pada kolaborasi Story of Lea dan Saung Angklung Udjo terasa lebih sinergis, boleh jadi karena pemilihan materi lagu yang dibawakan relatif lebih cocok, sehingga perpaduan kolaborasinya jauh dari kesan "dipaksakan".


Belum berhenti di situ, kehadiran duo folk asal Pangalengan, Modjodjuana memeriahkan Angklung Pride 10. Mereka nampil dengan membawakan beberapa lagu, antara lain 'Isi' dan 'Pesan Damai'. Pertunjukan baru ditutup dengan penampilan Agis Cantini & Asti, bersama musisi sekaligus gitaris Nissan Fortz. Mereka menyajikan beberapa lagu, antara lain 'Sore Sebelum Hujan', yang merupakan salah satu single milik Nissan.

Pagelaran musik 'Angklung Pride 10' dihadiri oleh penonton yang mayoritas berasal dari Kota Bandung. Kendati berlangsung meriah, para penonton nampaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan, antara lain dengan menggunakan masker dan senantiasa menjaga kebersihan. Jumlah penonton yang banyak pun nampak terasa wajar, sebab gig atau acara musik merupakan salah satu hal yang dirindukan oleh banyak orang selama masa pandemi beserta regulasi pembatasan sosialnya belakangan ini.

Apabila kamu belum berkesempatan menyaksikan pertunjukan dalam rangkaian Angklung Pride 10, kamu bisa mampir ke Saung Angklung Udjo sore ini, Senin (16/11/2020), ya. Sebab ini hari terakhir pertunjukan tersebut digelar. Namun, tetap waspada dan terapkan protokol kesehatannya juga, ya! Selamat hari Senin, TemanBaik!

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler