Makna Di Balik 5 Motif Batik yang Perlu Kamu Tahu

Bandung - Indonesia terkenal akan motif batiknya yang bermacam-macam. Kekayaan akan batik ini yang membuat batik-batik Indonesia kerap kali mejeng di ajang fesyen internasional. Oleh karena itu, yuk kenali makna di balik motif-motif batik yang ada di Indonesia!

Batik Parang
Batik Parang merupakan motif batik tertua yang memiliki makna tidak mudah atau pantang menyerah. Motif ini juga diibaratkan sebagai ombak laut yang tidak akan berhenti gerak layaknya semangat yang tak mudah untuk terpatahkan. Motif dari batik jenis ini sendiri terdapat 6 macam yakni Parang Rusak, Parang Barong, Parang Kusumo, Parang Kecil, Parang Slobog, dan Parang Klitik.

Walau begitu, batik dengan motif seperti ini tidak bisa sembarang dipakai oleh semua orang loh. Contohnya Parang Barong yang hanya bisa digunakan oleh kalangan raja untuk mendatangi acara-acara besar di lingkup kerajaan.

Batik Sekar Jagad
Motif Sekar Jagad memiliki makna yang berarti peta dunia. Kata ‘kar’ dalam Sekar sendiri berasal dari bahasa Belanda yang mempunyai arti peta. Batik Sekar Jagad sendiri menggambarkan segala bentuk kebaikan. Batik jenis ini juga biasanya rutin dipakai oleh keluarga keraton dan orang-orang penting yang ada di istana.

Batik Mega Mendung
Batik Mega Mendung merupakan motif batik yang berasal dari Cirebon. Mega diartikan sebagai langit atau awan, sedangkan mendung berarti langit yang gelap. Motif jenis ini memiliki makna yaitu sabar, kepala dingin, tidak gampang marah, dan berhati-hati dalam menyelesaikan suatu masalah.

Batik Kawung
Sama seperti Batik Parang, Batik Kawung juga merupakan salah satu motif batik tertua yang ada di Jawa. Motifnya sendiri bisa dikatakan hampir mirip seperti kolang-kaling yang disusun pada empat sudut persegi.

Batik Kawung melambangkan pengendalian diri, hati yang bersih, serta tidak ingin bersikap pamrih.

Batik Tujuh Rupa
Batik jenis ini merupakan salah satu motif batik terkenal yang berasal dari Pekalongan, Jawa Timur. Motif Batik Tujuh Rupa kerap menggambarkan ciri kehidupan masyarakat pesisir yang tidak sulit untuk beradaptasi dengan budaya luar. Batik jenis ini memiliki motif yang kental dengan nuansa alam yakni hewan atau tumbuhan.


Foto: indonesianbatik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler