Seniman Bali Gelar Pameran Solidaritas untuk China

Sebanyak 24 seniman Bali yang tergabung dalam Bali Art Club berkolaborasi dengan Sudakara Artspace dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar menggelar pameran bersama, Jumat (6/3/2020) di Sudamala Suites & Villas Sanur, Denpasar, Bali.

Pameran yang berlangsung selama 10 hari hingga 16 Maret 2020 nanti ini merupakan wujud solidaritas atas mewabahnya virus Corona atau Covid-19 sekaligus memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan China.

Pameran dibuka langsung oleh Konjen Tiongkok, Gua Haodong yang turut mempersembahkan karya kaligrafi aksara Han yang berarti 'Di Bawah Langit Kita Bersaudara'. "Kalimat ini diambil dari sebuah puisi kuno Di berbagai negara ada sungai dan gunung, tapi kita hanya punya satu langit yang sama," ujarnya.

Potongan kalimat ini sekaligus dijadikan tema pameran. "Ini bukan hanya karena sekarang ada masalah virus, tapi kita memang sudah lama memiliki hubungan kebudayaan," kata dia. Haodong meyakini hubungan baik yang sudah terjalin sejak 13 April 1950 ini akan terus berlanjut.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan bahwa kondisi di Wuhan kini berangsur membaik. Dari 80.552 warga yang terinfeksi di China hingga 5 Maret 2020, 50.736 di antaranya telah sembuh.

"Dari laporan yang kami terima selama seminggu terakhir, kasus kematian setiap hari ada di bawah angka 10,” tuturnya. Seiring membaiknya kondisi di sana, para tenaga medis China yang kini berpengalaman menangani Corona dikirimkan ke negara-negara lain.

Bantuan ini salah satunya dilakukan kepada Negara Iran dengan pengiriman satu tim tenaga medis dari China. "Sebelumnya kami berterima kasih atas perhatian yang begitu besar. Kami berharap kondisi segera pulih dan wabah ini cepat selesai," ujarnya.

Ia menambahkan warga Negeri Tirai Bambu yang saat ini masih berada di Indonesia juga telah memperpanjang izin tinggalnya. “Sudah ada 1.000-an warga Tiongkok memperpanjang masa tinggal dan semua prosesnya lancar," ungkap Houdong.

Seniman Bali yang berpartisipasi dalam pameran ini antara lain Wayan Redika, Chusin Setiadikara, Ni Luh Listya Wahyuni, Polenk Rediasa, Made Kaek, Made Somadita, Made Duatmika, Made Wiradana, Teja Astawa, IB Putu Purwa, Made Romi Sukadana, dan lainnya.



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler