Fakeart Studio, Mengabadikan Segala Momen dengan Karikatur

Bandung - TemanBaik, familiar dengan hadiah dalam bentuk karikatur? Ya, produsen karikatur asal Bandung ini bisa jadi rekomendasi untuk kamu yang sedang hendak mengirimi hadiah untuk orang terdekat loh!

Namanya Fakeart Studio, beralamat di Jl. Gudang Selatan No. 22 Bandung, kita bisa memesan berbagai produk industri kreatif berbasis karikatur seperti potret wajah, bahkan hingga jam dinding atau talenan untuk alat masak di dapur dengan sentuhan karikatur pun ada di sini.

Saat berbincang dengan Beritabaik.id, Dewa Prtm selaku founder Fakeart Studio menyebut, usaha industri karikaturnya telah dimulai sejak 2013. Awalnya, Dewa menjalankan bisnis ini bersama teman-temannya sebagai sampingan pekerjaan dan kegiatan perkuliahan yang dijalaninya. Namun, kesadaran para founder-nya dalam memajukan bisnis karikatur ini akhirnya membuat Dewa meninggalkan pekerjaannya dan menggarap Fakeart Studio sebagai pekerjaan utama.

"Sebelum punya kantor kayak sekarang sih dulunya ngerjain ini di rumah. Pesanannya pun hanya untuk orang-orang terdekat aja," ujarnya di Fakeart Studio, Jl. Gudang Selatan No. 22 Bandung, Senin (3/8/2020).


Pada tahun pertamanya, Fakeart yang hanya dihuni empat orang karyawan termasuk Dewa ini bahkan tidak mendapatkan keuntungan materi dari bisnisnya. Namun, Dewa menyebut usia medium atau bahan baku untuk produk bisnisnya yang relatif panjang ini menjadikan Fakeart Studio masih tetap bisa beroperasi walaupun tak banyak keuntungan yang mereka dapatkan di tahun awal perjalanannya membuka kantor.

"Kondisi finansial pas buka kantor juga enggak bagus, kita bener-bener 'nol rupiah' saat itu," terangnya.

Sebuah titik balik terjadi dalam tubuh Fakeart Studio pada awal 2018 alias di penghujung masa sewa kontrak tempatnya. Mereka kebagian proyek kerjasama dengan beberapa lembaga Pemerintah dan BUMN. Proyek visual yang digarapnya berupa buku saku, hingga karikatur untuk momen seperti perpisahan karyawan, dan juga acara-acara penting yang berkaitan dengan lembaga tersebut.



Baca Ini Juga Yuk: Ini Perbedaan Vector, Digital Painting, dan Karikatur

Lebih lanjut mengenai industri karikatur yang digeluti Fakeart Studio, Dewa menyebut industri karikatur seperti yang saat ini dijalaninya merupakan bisnis yang bisa diselipkan ke dalam berbagai momen. Menurutnya, hampir seluruh momen dapat dikonversi ke dalam bentuk karikatur, dan konsep ini banyak digemari oleh berbagai kalangan usia dan profesi.

Membedah cara kerja Fakeart Studio dalam membuat karikatur, rasanya tak salah apabila produsen karikatur ini jadi satu-satunya produsen karikatur di Indonesia. Dewa menyebut, pola kerja di Fakeart berbeda dengan pola kerja seniman karikatur. Ya, apabila umumnya pembuat karikatur membuat sebuah karikatur dari nol hingga karikaturnya jadi, namun Fakeart mengemasnya dalam bentuk yang lebih rinci. Di sini, tiap bagian karikatur diselesaikan oleh satu orang. Sebut saja apabila kamu memesan karikatur untuk acara wisuda, maka sebuah karikaturmu itu melibatkan banyak kreator.

"Kayak karyawan A, dia fokus bikin wajah, karyawan B fokus bikin layout, karyawan C  fokus finishing. Satu elemen oleh satu orang," jelas Dewa. Cara kerja ala industrial ini yang kemudian menjadikan Fakeart Studio sebagai satu-satunya produsen karikatur di Indonesia.

Menghadapi puluhan pesanan karikatur per harinya tentu menjadi tantangan yang berat namun menyenangkan bagi para karyawan Fakeart Studio. Tak ayal, jumlah anggota atau karyawan yang tadinya hanya empat orang itu, kini bertambah menjadi 20 orang. Seluruh pesanan digarap dengan effort kerja maksimal, bahkan mereka memperhatikan hingga ke detail pesanan. Oleh karenanya, satu desainer ditempatkan untuk fokus mengerjakan detail ke detail dari keseluruhan komponen karikatur.

"Sebenernya ada sih rasa jenuh atau kesel gitu. Tapi kita prinsipnya kerja sebagai desainer, jadi ya mengikuti arahan klien," terang Dewa.


Menjual Memori
Lebih jauh mengenai filosofi produknya, Fakeart Studio menyebut memori sebagai sesuatu yang mereka jual di samping seni karikatur sebagai mediumnya. Tengok saja hasil produk mereka yang menggambarkan banyak momen mulai dari acara pernikahan, wisuda, perayaan ulang tahun, hingga momen mengharukan seperti perpisahan. Produknya pun tak melulu berupa karikatur in frame yang menampilkan foto potrait seseorang atau grup saja, sang pemesan dapat mengaplikasikan karikatur ke dalam berbagai bentuk seperti jam dinding, bantal, hingga talenan untuk memasak. Tentu ini menggemaskan, ya!

"Apapun output-nya, tapi tetep berbasis karikatur," terang Dewa.

Untuk memesan karikatur di Fakeart Studio pun caranya sangat mudah. Kamu hanya perlu mengirimkan foto wajahmu atau orang yang ingin kamu hadiahi karikatur. Nah, selanjutnya, kamu diperkenankan berkonsultasi akan memproses wajah tersebut ke dalam bentuk visual seperti apa secara mendetail. Kamu juga tak perlu datang ke studio untuk memesan karikaturnya. Cukup menghubungi nomor kontak atau via pesan langsung ke Instagram, pesananmu bisa langsung diantar sampai ke rumah!

Proses penggarapan untuk berbagai output produk kreatif di Fakeart Studio memakan waktu antara satu hingga tiga hari. Untuk waktu satu hari yang dimaksud, itu merupakan paket ekspres yang disediakan oleh Fakeart Studio. Namun paket ekspres untuk wood series seperti jam dinding atau talenan memakan waktu pengerjaan hingga 2 hari. Tarif paket ekspres ini pun mengalami penambahan sebesar 30 persen dari tarif normal. Kamu bisa bertanya langsung ke laman resmi Instagram mereka di @fakeart.studio untuk mengetahui tarifnya.

Setelah menjadi pusat industri karikatur satu-satunya di Indonesia, Dewa menyebut pencapaian yang sedang dikejar oleh Fakeart Studio adalah membuat pameran karya mandiri. Menurutnya, sebagai pekerja seni, seluruh anggota Fakeart Studio juga merupakan seniman secara personal yang punya ide karya menarik untuk dipamerkan. Namun, keinginan tersebut dianggapnya menjadi sesuatu yang relatif jauh dari kenyataan mengingat Fakeart Studio selalu banjir pesanan setiap harinya.

"Target order harian juga emang lagi jadi fokus kita sih," jelasnya.

TemanBaik, nyatanya, tiap momen dapat diabadikan dalam bentuk seni karikatur. Lalu, momen apa yang kiranya bakal kamu abadikan dalam bentuk seni visual yang satu ini?

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler