Ini Pentingnya Mendongeng untuk Anak-anak

Bandung - TemanBaik, kita mungkin cukup familiar dengan yang namanya dongeng. Cerita dongeng ini biasanya berisikan berbagai macam hal yang biasanya fiksi, namun dikemas sedemikian rupa agar semakin menarik minat dan perhatian, terutama bagi anak-anak.

Nah, anak-anak sendiri biasanya akan tertarik dengan cerita dongeng, khususnya yang memiliki visual menarik serta berbagai bentuk lainnya. Jika dahulu dongeng hanya berupa folklor atau buku cerita, saat ini dongeng hadir dengan pelbagai jenis media. Dari mulai  komik bergambar, hingga film animasi yang menarik dan ditambah dengan audio yang semakin membuat dongeng tersebut menarik.

Cerita dongeng yang familiar dan cukup terkenal sendiri sudah cukup banyak tentunya. Baik yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri. Di luar negeri, tentu sudah pernah mendengar dongeng seperti 'Cinderella dan Sepatu Kaca', 'Putri Salju dan Tujuh Kurcaci',  atau 'Si Cantik dan Si Buruk Rupa'. Bahkan ketiga dongeng tersebut sudah diadaptasikan ke berbagai bentuk, seperti buku, film animasi, bahkan film dengan konsep laga hidup yang bukan animasi.

Kalau di Indonesia dongeng ini dikenal juga dengan cerita rakyat. Pasti kita juga pernah mendengar judul-judul seperti 'Bawang Merah dan Bawang Putih', 'Lutung Kasarung dan Purbasari,' dan ada juga 'Malin Kundang'. Dongeng tersebut sangat terkenal di Indonesia dan biasanya memiliki pesan moral dibalik cerita-ceritanya

Nah, sebenarnya selain untuk menghibur, apa lagi sih fungsi dongeng terutama untuk anak? Beritabaik.id mengikuti siaran langsung di instagram yang diadakan oleh Samanta Ananta, M.Psi. seorang Psikolog Anak dan Remaja. Siaran langsung dengan judul 'Belajar Kehidupan Melalui Dongeng,' ini juga menghadirkan Martinez Dewi, podcaster dari Podcast Peri Gigi, sebuah podcast yang berisi cerita dongeng anak-anak yang menggunakan medium audio.


Foto: Tangkapan Layar 'Belajar Kehidupan Melalui Dongeng'/Ridzky Rangga Pradana

Baca Ini Juga Yuk: Mengekspresikan Jiwa Muda lewat Karya Desain dan Fesyen

Menurut Samanta, dongeng untuk anak-anak adalah hal yang dapat dijadikan sebagai cara untuk memberikan anak pembelajaran tentang nilai kehidupan sejak dini. Bagi orang tua, mendongeng untuk anak rasanya cukup perlu, bahkan wajib. Keterampilan dalam mendongeng juga dibutuhkan, supaya anak tidak bosan ketika mendengar dongengnya.

"Kalo aku sebagai seorang psikolog anak dan sebagai seorang ibu, mendongeng itu adalah satu keterampilan wajib yang perlu kita miliki," ungkap Samanta.

Keterampilan diperlukan agar dongeng yang biasanya dalam bentuk tulisan, ketika dibacakan agar tak membuat anak itu cepat bosan. Salah satu poin penting ketika mendongeng adalah suara yang harus menarik, mengayun, dan tidak datar. Ekspresi juga menjadi poin tambahan ketika mendongeng agar anak semakin tertarik untuk mendengarkan dan tak mudah bosan.

"Karena, sama anak kalau kita mau bacain buku, terus kita baca bukunya datar suaranya, itu pasti akan membosankan untuk anak kita. Tapi kalau kita bisa mengelola suara kita, intonasi kita, waktu bacain buku untuk anak tuh, pasti akan membuat anak semakin tertarik terhadap ceritanya apa," tambah Samanta.

Dari sisi Inez sebagai pendongeng dengan platform siniar, Inez merasakan berbagai kenikmatan dan kesenangan kita berdongeng. Di tiap akhir dongeng Inez, ia selalu menyelipkan pesan moral. Pesan moral ini bagi dirinya selain untuk para pendengar, ini juga jadi refleksi untuk dirinya sendiri.

"Kan kalau aku dongeng, setiap akhir dongeng itu aku selalu kasih pesan moral. Nah, pesan moral itu tuh memang aku yang buat sendiri, jadi bikin refleksi buat aku sih, gitu," tutur Inez.

Nah, TemanBaik sudahkan mendongeng untuk anak-anak? Ketika bingung cara yang tepat untuk mengajarkan hal-hal kehidupan yang mungkin akan sulit dimengerti, mungkin dongeng lewat pesan moralnya dapat dijadikan salah satu cara untuk mengajar. Selamat mendongeng, TemanBaik!

Foto: Iustrasi Unsplash/Jerry Wang

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler