Gebrakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Bersama Imam Nahrawi

Bandung - Mungkin banyak dari TemanBaik sudah tidak asing dengan sosok Imam Nahrawi, ia adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang dilantik pada 27 Oktober 2014. Sosoknya kini sedang kerap disorot karena Indonesia tengah jadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi Asian Games.

Imam dikenal sebagai sosok yang tegas dalam melaksanakan tugasnya. Beberapa tindakan pun ia lakukan untuk kebaikan dan kemajuan olahraga Indonesia. Imam juga banyak mendukung atlet Indonesia yang berprestasi.

Stop Hoax
Beberapa waktu yang lalu, Menpora menyayangkan atas beredarnya video hoax mengenai dukungan dirinya terhadap judi sepakbola. Menpora meminta publik untuk tidak mudah terpengaruh dengan pemberitaan yang tidak jelas kebenarannya.

Imam justru meminta masyarakat untuk lebih baik membagikan prestasi atlet Indonesia. Ia berharap Asian Games dijadikan sebagai momen untuk menyebarkan berita baik dan dapat mendukung kesuksesan dan kejayaan olahraga Indonesia.

Menegur Stasiun Televisi
Menanggapi banyak keluhan dari masyarakat yang tidak bisa menyaksikan pertandingan Asian games 2018 di salah satu televisi karena acaranya diacak, Menpora pun mengambil tindakan. Imam Nahrawi melayangkan surat kepada pihak stasiun televisi tersebut.

Selanjutnya Imam Nahrawi memohon pada pihak Olympic Council of Aisa (OCA) untuk tidak melakukan kebijakan penayangan encrypted (diacak).

Baca juga: Atlet Berprestasi Asian Games 2018 Bakal Dapat Bonus, Apa Saja?

Program Ayo Olahraga
Dengan arahan Imam, pada tahun 2017 Kemenpora meluncurkan program 'Gowes Pesona Nusantara' yang mulai pada 13 Mei 2017. Kegiatan ini menjadi ajang promosi 'Ayo Olahraga' yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan. Hal ini diharapkan dapat berdampak terhadap meningkatnya kesehatan di masyarakat, mempercepat peningkatan ekonomi sekaligus mendukung pengembangan fasilitas infrastruktur.

Dukungan untuk Atlet
Tahun 2018 ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games, Imam pun menunjukkan dukungannya secara langsung pada atlet dengan mengunjungi setiap pelatihan nasional cabang olahraga.

Selain itu, Imam juga jamin kesejahteraan atlet berprestasi di masa tuanya. Uang jaminan hari tua pernah disampaikan Imam Nahrawi tepat pada perayaan Hari Olahraga Nasional 2015. Dalam pelaksanaannya, dana itu dapat direalisasikan pada mei 2016 dengan dasar hukum Peraturan Menteri.

Sejak itu sebanyak 37 peraih medali olimpiade dan paralimpiade sudah mendapatkan dana tunjangan tersebut. Dengan rincian Rp 20 juta per bulan untuk peraih medali emas, Rp 15 juta untuk medali perak dan Rp 10 juta buat perunggu.



Foto: Instagram.com/nahrawi_imam

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler