Eni Sulap Kardus Jadi Mainan Unik, Intip Kreasinya Yuk!

Bandung - Kebayang enggak TemanBaik jika kardus bisa disulap jadi mainan unik? Bahkan, kardus itu akhirnya bisa memiliki nilai ekonomi alias bisa dijual.

Hal itu dibuktikan Eni Nuraeni (33), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Gegerkalong, Kota Bandung. Ia mengubah kardus menjadi beragam bentuk dengan nama Kakardusan Cardboard Toys.

Kardus berwarna coklat itu ditempel beberapa lapis. Setiap lapisannya memiliki gambar-gambar yang menarik bagi anak-anak. Untuk gambar manusia misalnya. Di bagian depan, gambarnya berupa manusia lengkap dengan pakaian. Begitu bagian depan dilepas, terlihat gambar lain, yaitu manusia yang tidak memakai pakaian.

Setelah dilepas lagi, ada bagian yang menampilkan manusia dengan segala organ tubuhnya. Hingga di bagian terakhir berisi gambar tengkorak. Ada juga yang berupa gambar metamorfosa kupu-kupu dari awal. Gambar ayam dan bebek juga demikian, terlihat proses awal dari telur hingga menjadi ayam atau bebek.

Eni juga bisa membuat beragam bentuk lain dengan menggunakan kardus, mulai dari wastafel, rumah-rumahan, hingga robot. Bagi anak kecil, kemungkinan besar akan tertarik deh dan bikin mereka anteng bermain.

Baca Ini Juga Yuk: Trik Rika Rafika Ajarkan Milenial Budaya Sunda Lewat Lagu

Semula, Eni tidak berniat menjual produknya. Sebab, ia awalnya hanya ingin membuat mainan untuk anaknya dengan memanfaatkan barang bekas berupa kardus. Tapi, sejak setahun terakhir justru banyak yang memesan hasil kerajinannya setelah ia mengunggahnya di akun Instagram. Ia akhirnya memutuskan serius menekuni kerajinannya.

"Setelah saya posting di medsos, banyak yang tertarik dan memesan. Setelah itu banyak yang memesan produk saya, ada yang ide sendiri, ada juga yang custom," ujar Eni kepada BeritaBaik, Senin (11/2/2019).

Semua produk Kakardusan sendiri dibuat menggunakan tangan. Eni memotong sendiri, menggambar, mengelem, hingga mengecatnya menggunakan cat akrilik.

Ia mengaku kewalahan karena saat ini banyak pesanan. Sebab, ia mengerjakan semuanya sendiri. Sehingga, pembeli harus menunggu beberapa waktu agar bisa mendapatkan Kakardusan.

"Setahun terakhir ini banyak pesanan. Alhamdulillah, ini kayak hobi yang jadi profesi. Alhamdulillah juga bisa bekerja di rumah membantu suami, anak bisa terurus juga," tutur Eni.

Ia sendiri awalnya hanya memanfaatkan kardus bekas. Ia pun sering berburu ke tempat-tempat yang terdapat kardus bekas. Tapi, sekarang ia membeli kardus agar kualitasnya lebih bagus.

TemanBaik tertarik enggak membeli produk Kakardusan karya Eni? Kamu bisa intip informasinya nih di akun Instagram @kakardusan. Kamu juga bisa melihat beragam aneka produk Kakardusan yang akan membuat anak-anak senang.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler