Cerita Adhi Kusumo Teman Tuli yang Jadi Juru Bahasa Isyarat

Bandung - Beberapa dari TemanBaik mungkin sudah enggak asing dengan pria yang satu ini, namanya Adhi Kusumo Bharoto. Sosoknya kerap menghiasi layar televisi sebagai juru bahasa isyarat di program harian salah satu televisi.

Selain sebagai juru bahasa, pria penyandang tuli ini juga bekerja sebagai peneliti bahasa isyarat di Laboratorium Riset Bahasa Isyarat (LRBI), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI).

"Sejak 2016. Saya anggota tim Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ). PLJ mulai bekerjasama dengan MNC Group, SCTV, Kompas TV, dan Net untuk menyediakan layanan Juru Bahasa Isyarat (JBI) dalam siaran berita. Tiap anggota JBI dibagi-bagi," jelas Adhi kepada BeritaBaik, Senin (9/9/2019).

Saat ini, Adhi tengah menempuh pendidikan Jurusan Sastra Inggris UI. "Saya juga sedang menempuh pendidikan S1 jurusan Sastra Inggris UI (semester 7). Selain pekerjaan dan kuliah, saya juga aktif sebagai pembimbing tim Handai Tuli Indonesia," ujar pria kelahiran 7 Januari 1987.

Baca Ini Juga Yuk: Auryn Andreeanee, Tunarungu Pecinta Persib yang Ingin Jadi Chef

Meski sibuk, Adhi mengaku senang dengan semua kegiatan dan profesinya, sebab hal itu bisa mendapatkan pengalaman dan tantangan tersendiri baginya. "Saya suka karena mendapat pengalaman dan tantangan. Selain itu, peran JBI dapat mengembangkan bahasa isyarat yang lebih luas aspeknya," ungkapnya.

Adhi bercerita kalau terkadang ia kerap menjumpai hambatan dan merasa tersendat saat menerjemahkan, namun Adhi menikmatinya. "Di sisi lain, prompter tidak selalu berjalan lancar. Kadang-kadang merasa stuck ketika menerjemahkannya. Selain itu, jadwal on air kadang tidak menentu, jadi bisa terburu-buru atau menunggu lebih lama waktu on air-nya. Tapi sejauh ini, saya menikmatinya".

Adhi mengaku tetap senang menjalani kegiatannya meski hal tersebut mengurangi waktu luangnya. "Secara keseluruhan, saya senang dan menikmati kegiatan saya sehari-hari. Di waktu bersamaan, saya merasa kelelahan dan tertekan karena waktu kosong saya sangat tipis," ujar pria yang lahir dan besar di Yogyakarta ini.

Selain menyukai pekerjaannya, Adhi juga senang jika pekerjaannya dapat bermanfaat bagi orang lain. "Namun, selama masyarakat membutuhkan kontribusi saya, saya senang menjalaninya baik untuk diri sendiri maupun orang lain," sambung Adhi yang kini tinggal di Depok.

Wah semangat dan dedikasi Adhi dalam pekerjaan sangat menginspirasi ya! Nah, buat Teman-teman Tuli, Adhi berpesan agar bangga dengan identitas dan selalu berpikir positif.

"Harapan saya, Teman Tuli merasa bangga dengan identitas mereka. Selalu berpikir positif dan berusaha menggapai cita-cita mereka, kelak dapat sukses dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," pesannya.


Foto: dokumentasi Adhi Kusumo


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler