Chef Devina Hermawan Berbagi Kreasi Masakan Unik Lewat Buku

Bandung - Sosok Devina Hermawan dikenal sebagai salah seorang Chef kelas atas di Indonesia. Berangkat dari hobi memasak, ia mampu menembus acara Masterchef Indonesia Sesion 5 di salah satu stasiun televisi swasta.

Devina sendiri lebih banyak belajar memasak melalui buku dan YouTube. Tapi, ia mampu menyerap semua ilmu memasak dengan baik. Menjadi finalis Masterchef jelas jadi bukti kemampuannya mengolah ragam kuliner dengan standar tinggi.

Di ajang Masterchef, perempuan 27 tahun ini menciptakan berbagai kreasi makanan. Bahkan, salah satu masakannya menuai pujian dari Maia Estianti yang saat itu jadi bintang tamu.

Selepas tuntas mengikuti ajang Masterchef, Devina ternyata tak pernah berhenti berkreasi. Ia terus ngulik berbagai menu masakan. Menu-menu itu pun dirangkumnya menjadi buku Indonesian Fusion Foods.

Buku ini sudah bisa didapatkan di toko buku sejak akhir 2019 lalu. Di dalamnya berisi lebih dari 60 resep masakan. Intinya, buku ini berisi aneka masakan nusantara tapi dengan sajian berkelas dan kekinian.

"Ini berangkat dari masakan nusantara, cuma gimana caranya kita padu-padankan dengan masakan-masakan luar, mulai dari segi penyajian, ide, bentuk masakan, itu supaya dish-nya elevated, jadi naik kelas," kata Devina.

Singkatnya, masakan nusantara disulap dengan tampilan kekinian ala kafe dan restoran. Sehingga, bukan hanya sedap dari segi rasa, masakan yang ada bisa menarik perhatian. Bahkan, masakan dari resep ala Devina ini layak untuk dijual.

Baca Ini Juga Yuk: Sehat & Bugar ala Bude Sumiyati, Pedagang Jamu 4 Dekade

Alasan Memilih Masakan Nusantara

Devina sendiri punya alasan kenapa membuat buku resep dengan tema besar masakan nusantara. Itu karena ia menilai saat ini orang Indonesia gemar dengan masakan khas Indonesia. Tapi, di sisi lain, mereka juga senang dengan makanan luar negeri.

Sehingga, belakangan ini muncul tren makanan perpaduan cita rasa lokal dan internasional. "Misalnya spagetti sambal matah itu sekarang ada di mana-mana," ucap Devina.

TemanBaik tentu tahu kan jika spageti adalah makanan khas dari Italia. Sedangkan sambal matah adalah sambal khas dari Indonesia, yaitu Bali. Saat keduanya dipadukan, terciptalah sensasi kuliner dengan rasa yang unik dan tentunya cocok di lidah orang Indonesia.

Soal masakan nusantara sendiri, ia memandang ada sebagian masyarakat yang hanya menjadikannya sebagai makanan keluarga di meja makan. Padahal, lebih dari itu, masakan nusantara bisa naik kelas. Tapi, tentu harus punya rasa dan tampilan cantik.

"Di sini (lewat buku dijajarkan) gimana caranya itu ditata jadi lebih cantik juga," ucap Devina.

Biar kamu punya gambaran, tentu di buku ini ada tampilan masakannya loh. Jadi, kamu bisa terinspirasi menata masakan dengan cantik. Tapi, jika ingin berkreasi dengan menatanya sendiri juga boleh-boleh saja kok.

Kita kasih bocoran nih beberapa menu di buku karya Devina, di antaranya 'aromatic tempeh fries', 'duck tacos with sambal matah', 'cakalang asap pasta', 'bubur Manado risotto', 'nasi ketan liwet stuffed chicken', 'bajigur spice tea', hingga 'teh melati boba cake'. Kebayang enggak enaknya masakan ini seperti apa? Coba masak sendiri deh karena menu-menu ini belum tentu kamu temukan di kafe atau restoran.

Ingin Berbagi Manfaat
Bagi Devina, ilmu memasak yang dimilikinya dirasa tak perlu 'dipendam' sendiri. Ia justru ingin membagikan kemampuan dan ilmunya kepada orang lain.

Ia sendiri sebenarnya punya kanal YouTube. Di sana ia memperlihatkan bagaimana cara memasak berbagai menu. Tapi, ia merasa perlu mengeluarkan buku. Itu jadi pelengkap dari caranya membagi ilmu.

"Saya ingin menuangkan ide ke buku dan bisa dibaca orang lain. Sehingga (ilmu yang dimiliki) bisa bermanfaat buat orang lain," tutur Devina.

Berbagai resep yang dimuat di dalam bukunya pun jelas tak asal dibuat. Ia berkali-kali melakukan eksperimen dan enggak sekali langsung jadi. Butuh waktu dan beberapa kali proses uji coba hingga menghasilkan resep yang akan memanjakan lidah.

Lewat buku ini, kamu enggak perlu susah payah melakukan uji coba memasak. Sebab, semua resep sudah melalui tahapan ketat.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler