Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Cetak GOL, Apa Itu?

Jakarta - Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan korupsi serta pungutan liar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) meluncurkan sistem informasi pengawasan dan antikorupsi secara online yang dinamakan Cepat Tanggap Kelola Gratifikasi Online atau disingkat Cetak GOL.

Cetak GOL diluncurkan dengan tujuan penerapan sistem good governance di linkungan Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pemberantasan pungutan liar ini memang menjadi sesuatu yang harus dilakukan secara intensif. Walau pun sebenarnya agak menantang.

"Jika kita melihat angka yang tinggi, angka yang tinggi artinya angka yang tertangkap. Yang tidak tertangkap itu kita belum tahu angkanya berapa. Kita harus terus kampanyekan. Pemprov DKI Jakarta sudah seharusnya dalam bicara tentang pungutan-pungutan liar seperti ini, seharusnya sudah nol," ujar Anies di laman jakarta.go.id.

Baca Ini Juga Yuk: Startup Asal Surabaya Raih Penghargaan Aplikasi Unik Terbaik

Anies menjelaskan ada tiga faktor utama penyebab korupsi, yaitu kebutuhan, sistem dan keserakahan. Pemprov DKI Jakarta sendiri berusaha memenuhi kebutuhan ASN di dalamnya melalui kebijakan finansial.

Sistem di Pemprov DKI Jakarta juga telah menyusun keterbukaan dan integritas, seperti melalui e-planning, e-budgeting, hingga Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) secara online. Menurut Anies, keserakahan itu tidak ada batasnya. Karena itu, untuk menyelesaikannya adalah dengan hukuman yang menjerakan, membuat kapok.

"Saya berharap, bila kita yang menemukan kasus seperti itu, maka nol tolerannya. Tidak ada toleransi. Beri hukum sanksi yang berat, menjeratkan, sehingga tidak berulang. Dan begitu ada kejadian, kita lakukan berkali-kali jika ada kejadian penyimpangan, langkah langsung yang dilakukan adalah nonaktifkan, setelah itu diproses. Karena itu, kita ingin angka-angka pungli di Jakarta itu harus sangat rendah," tegas Gubernur Anies.


Foto: jakarta.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler