Cukup dengan Rp 5 Ribu, Kamu Bisa Tahu 'Jeroan' Gedung Sate

Bandung - Gedung Sate di Kota Bandung memang selalu menjadi tempat wisatawan dari berbagai daerah untuk dikunjungi. Tapi, di balik kemegahannya, ternyata ada satu tempat yang belum terlalu diketahui orang banyak.

Di area dekat parkir sebelah timur, terdapat Museum Gedung Sate. Di sini, TemanBaik bisa tahu sejarah lengkap dari Gedung Sate itu sendiri. Begitu masuk, ada banyak gambar yang tersaji dalam bentuk visual dan foto. Ada juga yang ditampilkan melalui layar dan maket.

Yang paling istimewa, TemanBaik bisa tahu konstruksi Gedung Sate. Salah satunya adalah tembok. Di salah satu titik, temboknya sengaja 'dirusak' agar publik bisa tahu seperti apa bagian di dalamnya yang membuat Gedung Sate begitu kokoh.

Contoh lain, ada juga kaca prisma di lokasi yang bagian dari Gedung Sate. Ada pula bebatuan dan konstruksi yang dikemas dalam bentuk semacam etalase kaca.

Baca Ini Juga Yuk: Mau Masuk dan Jelajahi Gedung Sate? Begini Caranya

Di sana juga ada fasilitas semacam bioskop yang pada jam-jam tertentu akan menayangkan berbagai hal tentang Gedung Sate. Secara keseluruhan, tidak akan lengkap rasanya jika TemanBaik berkunjung ke Gedung Sate tanpa masuk ke dalam museum.

Tenang, meski berada di area kantor pemerintahan, museum akan tetap buka saat akhir pekan. Sebab, museum ini hanya tutup setiap Senin. Jangan khawatir juga, masuk ke sana tidak perlu mengeluarkan uang banyak.

"Tiketnya Rp5.000 per orang, yang mulai dikenakan tiket itu minimal usia 5 tahun," kata Kasubag Urusan Dalam Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setda Pemprov Jabar Ebet Nugraha.

Museum Gedung Sate itu diresmikan pada 8 Desember 2017 di masa kepemimpinan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Tujuan besar dari hadirnya museum adalah memberikan edukasi bagi masyarakat. Agar tidak terkesan kaku, museum pun sengaja didesain futuristik dan tidak menampilkan kesan angker.

Dari waktu ke waktu, jumlah pengunjung ke Museum Gedung Sate semakin meningkat. Kini, rata-rata jika akumulasikan dalam sebulan mencapai 10 ribu pengunjung. Jam operasional dari museum itu adalah dari pukul 09.00-16.00 WIB.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler