Purwakarta Segera Punya Sentra Batik

Purwakarta - TemanBaik, tahu kan jika berbagai daerah memiliki motif batik yang khas? Hal ini juga ada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Di sini, bahkan sudah banya desain batik khas setempat.

Di Purwakarta juga banyak terdapat pengrajin batik. Namun, semuanya masih tersebar alias tidak terpusat di satu area. Karena itu, saat ini sedang dilakukan pembangunan rumah batik. Rumah batik ini merupakan area seluas 5 ribu meter persegi. Lokasinya ada di kawasan Plered.

"Rumah batik ini tempatnya di bekas Terminal Plered. Ke depan, lokasi itu jadi pusat pembuatan kerajinan (batik tersebut)," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Dengan luas yang ada, di lokasi nantinya akan berbagai hal terkait batik dari hulu ke hilir. Nantinya akan ada tempat area produksi, outlet, hingga area edukasi pembuatan batik bagi pengunjung.

Rumah batik ini ditargetkan selesai pada akhir 2020. Sehingga, di awal 2021 diharapkan sudah bisa beroperasi. Jika ini terwujud, rumah batik ini akan jadi sentra batik pertama di Purwakarta.

Dengan kehadirannya, rumah batik ini diharapkan membuat industri batik di Purwakarta makin menggeliat. Hal itu secara otomatis akan membuat perekonomian meningkat, baik di wilayah Plered maupun Purwakarta secara umum.

Baca Ini Juga Yuk: Satu dari Tujuh Spot Surfing Terbaik Dunia Ada di Bayuwangi



Punya 150 Motif Batik
Purwakarta sendiri termasuk daerah yang kaya akan keragaman batiknya. Bahkan, hingga kini tercatat Purwakarta sudah memiliki sekitar 150 desain atau motif batik. Beberapa di antaranya adalah Air Mancur Situ Buleud, Manggis, Waduk Jatiluhur, Gunung Parang, dan Tanjunggede Cilodong.

Jika TemanBaik ingin tahu bagaimana keindahan motif batik khas Purwakarta, kamu bisa berselancar di dunia maya. Bahkan, banyak penjual batik Purwakarta yang menjual produknya melalui marketplace.

Untuk menghilangkan rasa penasaran, jika kamu berkunjung ke Purwakarta, kamu bisa membelinya langsung dari perajin atau toko. Namun, tentu kamu harus mencari informasi lebih lanjut di mana saja lokasi penjualannya. Sebab, saat ini lokasi penjualan masih dilakukan sendiri-sendiri dan tidak terpusat di satu kawasan.

Sementara jika rumah batik ini selesai dibangun, tentu akan lebih memudahkan bagi pengunjung yang ingin membeli batik. Mereka tinggal datang ke Plrered dan menuju ke rumah batik.

"Untuk produknya, kami akan memproduksi batik yang berkualitas dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Kabid UKM Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta Ahmad Nizar.

Nantinya, di rumah batik akan ada sekitar 50 pengrajin batik. Selain memproduksi batik, mereka juga akan menjadi mentor bagi yang ingin belajar batik. Sehingga, lokasi sentra batik ini akan jadi ajang transfer ilmu seputar dunia batik.

"50 pengrajin ini sudah mendaftar ke kami. Mereka juga sudha diberi pendidikan mengenai batik. Salah satunya kita bawa ke sentra-sentra batik di Jabar dan Jateng," jelas Ahmad.

Harapan besarnya, kehadiran rumah batik didatangi banyak pengunjung. Selain itu, batik khas Purwakarta diharapkan semakin dikenal publik dan dilestarikan.

Foto: dok. Diskominfo Purwakarta

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler